RADARMAGELANG.ID--Gunung Merbabu adalah gunung populer di Jawa Tengah. Gunung ini menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb).
Terletak di perbatasan wilayah Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Semarang.
Gunung ini menjadi favorit pendaki, apalagi menjelang akhir tahun.
Juga sangat cocok bagi pendaki pemula.
Pada Desember ini, gunung dengan ketinggian 3.145 MDPL tersebut sangat ramai dikunjungi.
Karena situasinya yang terkadang cukup bagus dibandingkan November lalu.
Berdasarkan pengalaman sejumlah pendaki termasuk saya, pada 19 Desember 2025 lalu, cuaca di Gunung Merbabu dinyatakan cerah, dengan bonus lautan awan pada pagi hari tanpa adanya hujan, kabut, dan badai.
Beberapa pendaki mengungkapkan, pada 16-20 Desember 2025 kerap melihat pemandangan lautan awan yang terlihat jelas pada pagi hari di puncak.
Kondisi ini banyak diposting di sosial media.
Sehingga menjadikan momen pendakian terasa lebih spesial untuk menarik orang mengunjungi Gunung Merbabu yang indah dengan bonus bunga Edelweis yang cantik.
Namun demikian, cuaca di kawasan pegunungan ini tetap tidak menentu.
Karena pada Desember ini musim hujan, termasuk daerah Magelang pada sore hari.
Karena itu, para pendaki disarankan untuk selalu memantau perkiraan cuaca melalui aplikasi sebelum melakukan pendakian.
Langkah ini penting untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, seperti adanya hipotermia, apalagi untuk pendaki pemula perlu disiapkan dengan matang.
Tingginya jumlah pendaki yang mendaftar pada Desember juga terdorong oleh kabar adanya penutupan jalur pendakian pada Januari 2026.
Informasi ini menyebar kalau Gunung Merbabu mungkin akan ditutup mulai awal hingga akhir Januari.
Di akun TikTok Catatan Outdoor menyampaikan, “Awal tahun baru ditunda dulu, manfaatkan Desember untuk naik, pada tanggal (02/01/2026) hingga (31/01/2026) kabarnya tutup." tulisnya.
Sementara itu, pihak basecamp Gunung Merbabu via lain turut memberikan keterangan, tetapi belum resmi bahwa penutupan pendakian direncanakan berlangsung hingga H-4 Lebaran.
Informasi ini membuat banyak pendaki memilih Desember sebagai waktu terakhir untuk menikmati Merbabu sebelum masa penutupan diberlakukan.
Dengan demikian, gunung merbabu adalah pilihan yang tepat untuk dijadikan pendakian menjelang akhir tahun ini. (Ashya Ika Fitriani-mahasiswi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untidar/aro)
Editor : H. Arif Riyanto