RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H bagi warga Dusun Sirembes, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil, Wonosobo terasa istrimwa.
Di dusun tersebut tak hanya menjadi pusat pelaksanaan salat Id jajaran pemerintah kabupaten, tetapi juga dipilih menjadi lokasi penyerahan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia.
Sapi jantan bobot 1,1 ton tersebut diserahkan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, usai menunaikan salat Id di Masjid Al Mubaroq desa setempat, Rabu (27/5/2027).
Hadir mendampingi bupati dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Wonosobo Harjanto, Camat Kepil Eko Premono beserta jajaran forkopimcam, serta jajaran Pemdes Kaliwuluh.
Bupati Afif menekankan Idul Adha harus dimaknai melampaui sekadar ritual tahunan.
Menurutnya, kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial.
"Menyembelih hewan ternak bukan sekadar menjalankan ritual syariat, melainkan momentum penting untuk mengikis sifat kikir dan ego pribadi dalam diri kita," tegas Afif di hadapan ratusan jemaah yang memadati masjid dan halaman.
Ia mengingatkan pentingnya pemerataan distribusi daging kurban agar esensi berbagi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Di sisi lain, kepedulian sosial kedinasan di lingkup Pemkab Wonosobo menunjukkan tren positif.
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang dihimpun dan disalurkan melalui pemerintah daerah mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.
Terdapat 85 ekor domba dan 7 ekor sapi yang didistribusikan ke berbagai wilayah ekstrem dan membutuhkan di Wonosobo.
"Kehadiran sapi bantuan Bapak Presiden ini, ditambah peningkatan jumlah hewan kurban dari pemkab dan Baznas, memicu multipak efek yang luar biasa.
Tidak hanya terkait pemenuhan gizi masyarakat prasejahtera, tetapi yang jauh lebih mahal adalah merekatkan kembali kohesi sosial dan melestarikan semangat gotong royong warga saat mengurus hewan kurban ini," bebernya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo