RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Terminal Mendolo Selasa (3/2/2026) mendadak seperti ruang klinik sekaligus bengkel mini. Polisi tak hanya memeriksa kelengkapan bus, tetapi juga kondisi tubuh para sopir.
Targetnya agar jangan sampai kecelakaan berawal dari pengemudi yang memaksakan diri saat tidak fit.
Langkah itu bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar Satlantas Polres Wonosobo bersama petugas terminal dan tim Sidokkes.
Sejak pukul 09.00, satu per satu sopir menjalani cek tekanan darah, kadar gula, hingga pemeriksaan fisik dasar.
Penumpang yang hendak berangkat pun dipersilakan ikut memeriksakan kesehatan secara gratis.
Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menegaskan, faktor manusia masih menjadi penyumbang terbesar kecelakaan angkutan umum.
“Busnya boleh laik jalan, tapi kalau sopirnya kurang istirahat atau tensinya tinggi, risikonya tetap besar,” katanya di sela kegiatan.
Selain cek kesehatan, petugas melakukan ramp check terhadap sejumlah armada. Rem, lampu, ban, hingga kelengkapan surat kendaraan disisir.
Hasilnya, seluruh bus dinyatakan bisa beroperasi, meski beberapa unit mendapat catatan agar segera memperbaiki kekurangan administratif dan teknis.
Polisi juga menggelar program Polisi Menyapa. Petugas berdialog langsung dengan sopir dan pengelola PO, mengingatkan soal batas jam mengemudi, bahaya konsumsi obat pemicu kantuk, serta disiplin menaati rambu.
“Kami tidak sekadar mencari pelanggaran. Tujuannya mencegah celaka sebelum terjadi,” tegas Seno.
Sejumlah penumpang menyambut positif langkah tersebut. Mereka merasa lebih tenang karena mengetahui armada dan sopir yang membawa mereka benar-benar siap jalan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo