RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Wonosobo diminta tetap hidup sederhana dan disiplin di tengah situasi politik yang memanas.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo, Iwan Widayanto, menegaskan ASN harus menjadi teladan masyarakat, bukan justru mempertontonkan gaya hidup mewah.
“ASN wajib mematuhi norma hukum, kepatutan, kepantasan, serta memberi contoh kedisiplinan. Jangan sampai terjebak gaya hidup hedon,” tegas Iwan, Selasa (2/9/2025.
Salah satu penekanan adalah soal penggunaan pakaian dinas. ASN Wonosobo diminta tetap mengenakan seragam kerja sesuai aturan.
Menurut Iwan, jika aturan itu diabaikan, justru bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Situasi Wonosobo kondusif. Kalau ASN berangkat kerja tidak memakai pakaian dinas, bisa memicu pertanyaan warga sekitar dan menciptakan suasana kegentingan. Beda dengan daerah lain, kita harus sesuaikan dengan kondisi di sini,” ujarnya.
Ia mengingatkan pakaian dinas hanya untuk kepentingan kedinasan. ASN dilarang mengenakan seragam untuk aktivitas pribadi di luar pekerjaan.
Selain itu, ASN juga diminta bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai mengunggah konten pamer yang bisa menimbulkan persepsi negatif masyarakat.
Para pimpinan perangkat daerah diminta berani menegur bila ada ASN yang melanggar kode etik.
“Fasilitas dinas dipakai sesuai peruntukan. ASN juga harus peka terhadap persoalan sosial. Itu yang kita tekankan lewat surat edaran,” kata Iwan.
Menurutnya, hingga Senin (1/9/2025), seluruh ASN di Wonosobo masih menggunakan pakaian dinas seperti biasa dan kondisi tetap aman. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo