Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Cakap Digital untuk Teman Tuli, Kepala Diskominfo Wonosobo Fahmi Hidayat : Akses Informasi Tak Boleh Meninggalkan Siapapun

Sigit Rahmanto • Selasa, 6 Mei 2025 | 23:33 WIB
Kegiatan Tuli Cakap Digital yang diadakan di Sekolah Don Bosco Wonosobo, kemarin (4/5/2025).
Kegiatan Tuli Cakap Digital yang diadakan di Sekolah Don Bosco Wonosobo, kemarin (4/5/2025).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo–Sebanyak 20 teman tuli di Wonosobo antusias mengikuti Kelas Ayo Bareng Tular Nalar, Roadshow Tuli Cakap Digital yang digelar di Sekolah Don Bosco, belum lama ini (4/5/2025). 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Wonosobo, Komunitas Tuli, dan Forum Ramah Disabilitas Universitas Muhammadiyah Magelang. Dukungan juga datang dari perwakilan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.

Kelas dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap manfaat dan risiko dunia digital. Termasuk di dalamnya isu hoaks, penipuan daring, serta keamanan data pribadi.

Menariknya, seluruh materi disampaikan langsung oleh fasilitator tuli menggunakan bahasa isyarat. Hal ini menjadikan suasana kelas lebih inklusif dan partisipatif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wonosobo Fahmi Hidayat, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen bersama membangun masyarakat digital yang berkeadilan.

"Di era digital yang serba cepat ini, akses informasi tidak boleh meninggalkan siapa pun.

Termasuk saudara-saudara kita dari komunitas tuli. Pemkab Wonosobo sangat mendukung inisiatif seperti ini," ujarnya.

Fahmi menegaskan, literasi digital tidak hanya soal kemampuan menggunakan teknologi.

Tapi juga mencakup kemampuan memilah informasi, mengenali potensi bahaya, serta membangun kesadaran akan hak dan keamanan digital.

"Penting bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan ruang belajar yang setara.

Mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku aktif dan kritis di ruang digital," tegasnya.

Senada disampaikan Program Manager Tular Nalar Mafindo, Giri Lumakto.

Ia menuturkan, edukasi digital inklusif jadi kunci pemberdayaan komunitas tuli agar siap menghadapi tantangan zaman.

"Kegiatan di Wonosobo ini menjadi pembuka dari rangkaian kelas serupa yang akan digelar di enam daerah, termasuk Magelang dan Temanggung," terangnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#disabilitas #mafindo #Don Bosco #Fahmi Hidayat #Tular nalar