RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Kebakaran melanda ruko grosir sembako di Dusun Suropati, Desa Suropati, Kecamatan Sapuran, Senin dini hari (28/4/2025).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Dudi Wardoyo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.18 melalui sambungan telepon.
“Tim langsung meluncur ke lokasi dan tiba dalam waktu 27 menit,” jelas Dudi saat dikonfirmasi.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit tangki suplai air diterjunkan ke tempat kejadian.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.31 setelah upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan.
Dari keterangan saksi, api pertama kali terlihat menyala di lantai dua ruko.
Diduga, kebakaran dipicu korsleting listrik. "Sebelumnya pemilik ruko sudah melaporkan adanya keluhan aliran listrik yang mengalir ke pintu besi di lantai dua.
Ini memperkuat dugaan bahwa korsleting menjadi penyebab awal kebakaran," ujar Dudi.
Menurutnya, percikan api diduga menyambar tumpukan barang-barang retur yang mudah terbakar, mempercepat perambatan api ke bagian lain bangunan.
Petugas gabungan dari BPBD Wonosobo, TNI, Polri, PLN, relawan, hingga masyarakat setempat turut membantu proses evakuasi.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Estimasi aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp 700 juta,” ujar Dudi.
Pemilik ruko, Heri Setyantoko, warga Dusun Limbangan, Desa Tempursari, Sapuran, kini tengah melakukan inventarisasi barang-barang yang terdampak. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo