Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sepanjang 2024, Jumlah Wisatawan Wonosobo Capai 2,1 Juta, Tersebar di Sejumlah Destinasi

Sigit Rahmanto • Selasa, 31 Desember 2024 | 03:54 WIB
Kepala Disparbud Wonosobo Agus Wibowo (4 dari kiri) ketika mendampingi Wakil Bupati Muhammad Albar  (paling kanan) saat meninjau destinasi wisata sebelum Nataru.
Kepala Disparbud Wonosobo Agus Wibowo (4 dari kiri) ketika mendampingi Wakil Bupati Muhammad Albar (paling kanan) saat meninjau destinasi wisata sebelum Nataru.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Puncak Libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru) berakhir pada Minggu, 29 Desember 2024. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo mencatat jumlah kunjungan di periode libur Nataru ini mencapai 57.949 orang yang datang ke Wonosobo.

"Kami mencatat lonjakan kunjungan mulai 21 Desember. Puncaknya terjadi pada 25 hingga 29 Desember," ujar Kepala Disparbud Wonosobo, Agus Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2024).

Meskipun kawasan Dieng tetap menjadi destinasi favorit, menurut Agus jumlah kunjungan wisatawan mulai tersebar ke lokasi lain.

Mulai dari kawasan Telaga Menjer, Swiss Van Java (Sikarim), dan Kebun Teh Blembem, Kertek.

"Jadi memang sebarannya sekarang beragam. Kita bersyukur adanya destinasi baru itu membuat wisatawan memiliki banyak opsi saat datang ke Wonosobo," ucapnya.

Kendati demikian menurut Agus, kunjungan pada libur Nataru tahun ini kurang ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, diproyeksikan libur Nataru tembus 70 ribu hingga 75 ribu orang.

Berdasarkan data tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan selama pekan Nataru 2023 mencapai 66.682 orang.

Dari jumlah tersebut, 29.780 wisatawan tercatat mengunjungi kawasan Dieng. Ada beberapa alasan jumlah kunjungan mengalami penurunan.

"Kemungkinan karena di pertengahan tahun 2024, kawasan Dieng sudah lebih dulu viral, sehingga banyak wisatawan yang datang sebelum libur akhir tahun," jelasnya.

Kemudian, adanya berita viral soal banjir di saluran Wangan Aji beberapa waktu lalu diduga ikut menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah kunjungan wisatawan di libur Nataru tahun ini.

"Ada beberapa wisatawan yang menanyakan soal banjir ini. Padahal sudah kita jelaskan bahwa banjir hanya datang saat itu saja," ucapnya.

Namun secara umum hal tersebut tidak berpengaruh banyak terhadap total kunjungan selama 2024.

Sepanjang tahun 2024, total kunjungan wisatawan ke Wonosobo lebih dari 2 juta orang. Meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023.

"Tahun 2023 jumlah kunjungan mencapai 1,8 juta wisatawan.

Sedangkan tahun ini di angka 2,1 juta jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Wonosobo," katanya.

Melihat hal tersebut, Agus menargetkan kunjungan wisata tahun 2025 naik 20 hingga 25 persen.

"Untuk mencapai target itu, kami akan fokus pada pengembangan destinasi baru dan pembukaan akses jalur alternatif, seperti jalur Sikarim dan Watumalang.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi," pungkasnya. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#telaga menjer #jumlah wisatawan #DIENG #Wisatawan #nataru #disparbud wonosobo #agus wibowo