RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Plt Bupati Wonosobo, Muhammad Albar bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau jalur di kawasan Wisata Dieng, Senin (30/9/2024).
Hal ini untuk mencari solusi dalam memecah kemacetan jelang libur akhir tahun.
Albar mengungkapkan perlunya langkah konkret dalam mengantisipasi jalur menuju kawasan wisata Dieng.
Pasalnya, setiap memasuki akhir pekan dan libur panjang, jalur ke kawasan wisata Dieng selalu padat wisatawan. Terutama di area Bukit Pandang atau yang lebih dikenal sebagai tanjakan lima belas persen.
Lantaran di lokasi tersebut sering terjadi kepadatan arus.
Namun menurut Albar, harapan agar solusi cepat terwujud masih menghadapi tantangan. Salah satu kendala utama adalah sulitnya mencari lahan parkir yang memadai.
“Meskipun ada beberapa lahan datar, namun tanah-tanah tersebut tidak bisa disewakan atau dijual. Sehingga sulit untuk dijadikan tempat parkir,” jelasnya.
Albar juga menyebut adanya alternatif lain yang sedang dipertimbangkan.
Termasuk usulan kerja sama dengan melibatkan Organda. Wisatawan bisa memarkir kendaraan mereka di lokasi yang lebih jauh, kemudian diantar ke tempat wisata menggunakan angkutan umum yang disubsidi oleh pemerintah daerah.
“Ini akan memungkinkan angkutan umum beroperasi secara bergilir, sehingga wisatawan dapat terus diantar ke lokasi wisata tanpa ada penumpukan kendaraan di lokasi,” ujarnya.
Langkah yang paling memungkinkan saat ini, menurut Albar, adalah mencari lahan parkir yang bisa membantu mengurai kemacetan.
Para pengusaha lokal telah menunjukkan komitmen untuk mendukung pencarian lahan tersebut.
Sementara menurut Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Agus Susanto selain skema pelibatan Organda, pihaknya juga tengah mengkaji penggunaan lapangan di sekitar Kecamatan Kejajar untuk dimanfaatkan sebagai area parkir mobil pribadi.
"Akan kita rapatkan dalam waktu dekat ini apakah alternatif itu bisa kita lakukan. Karena tentu ini akan menyangkut banyak pihak, sehingga ini tidak mudah. Tapi kita masih punya waktu sampai di akhir tahun nanti," terangnya.
Untuk solusi jangka pendek, yang paling memungkinkan adalah menerjunkan anggota kepolisian dan disperkimhub. Mereka bertugas untuk mengantisipasi kepadatan di area tersebut. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo