RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar pelatihan teknis pelintingan bagi warga di Desa Reco Kecamatan Kertek.
Pelatihan dilakukan lantaran di desa tersebut tumbuh pabrik rokok baru yakni PT Nur Agung Reborn.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan Kecamatan Kertek menjadi salah satu kawasan pertanian penghasil tembakau.
Namun selama ini, produk tembakau masih dijual ke pabrik besar di luar daerah.
"Dengan munculnya usaha baru bagi warga Desa Reco, tentu akan bagus bagi keberlangsungan petani kita. Juga mampu berpeluang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," jelas Andang saat memberikan sambutan di acara pelatihan pelintingan tembakau, Jumat (8/3/2024).
Menurut Andang, tembakau akan bernilai lebih jika diolah dengan sebuah keterampilan yang mumpuni.
Salah satu nilai tambahnya yaitu dibuat rokok dengan branding lokal yang khas.
Diikuti 20 orang peserta, pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menentukan kualitas tembakau terbaik yang akan menjadi bahan baku utama produk rokok.
Selain itu peserta juga disosialisasikan ciri-ciri rokok ilegal dan sanksi atas pelanggaran di bidang cukai.
Pada kesempatan yang sama, Nur Mustaqim selaku pemilik PT Nur Agung Reborn mengaku membutuhkan dorongan dari pemerintah dalam mengembangkan usaha dan perannya terhadap keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat.
"Kami berusaha meningkatkan nilai tambah dalam mengolah hasil petani tembakau dari bahan baku menjadi produk dengan nilai jual yang tinggi. Dengan jalinan kerja sama melalui pelatihan ini, harapannya dapat memberikan keterampilan bagi para karyawan serta memberi efek baik bagi masyarakat sekitar,"tuturnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo