WONOSOBO, Radar Magelang - Komisi V DPR RI berkunjung ke kawasan wisata Dieng, Jumat (15/9/2023). Mereka menyoroti kurangnya anggaran untuk membenahi infrastruktur di wilayah tersebut.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menjelaskan kedatangannya bersama Kementerian PUPR untuk mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur di kawasan Dieng. Pihaknya akan berupaya membuka akses baru agar pariwisata di wilayah ini bisa lebih diminati.
"Karena kita melihat selama ini kondisi yang paling berat adalah menjangkau wilayah ini secara cepat," tekan Lasarus uai melihat geografis Dieng.
Menurutnya kawasan Dieng sebenarnya sangat berpotensi menjadi daya tarik wisatawan dengan jangkauan yang lebih besar. Hanya saja, kendala jauhnya akses menuju ke lokasi wisata, menjadi kurang maksimal.
"Kita mencari solusi itu, khususnya kepada Bina Marga (Kementerian PU PR, Red), agar jalan ini bisa disingkat. Karena kita melihat sendiri, salah satu persoalan yang dihadapi Dieng ini adalah akses jalan kurang memadai," katanya.
Pihaknya berharap pemerintah pusat bisa mengondisikan jalan tol atau transportasi kereta api menuju ke wilayah ini. Sehingga bisa dengan mudah terjangkau wisatawan. Terlebih saat ini Dieng sudah ditetapkan menjadi pendukung Kawasan Wisata Prioritas Nasional (KSPN) Borobudur. Namun menurutnya dari sisi keberpihakan anggaran masih belum optimal.
"Kita melihat anggaran fokus ke Borobudur. Kita berharap Dieng bisa mendapat porsi yang lebih besar lagi anggarannya. Supaya infrastruktur pelengkap maupun pendukung bisa terpenuhi di sini," katanya.
Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar mengakui kawasan Dieng butuh sentuhan lebih dari pusat. Jika hanya mengandalkan daerah tidak bisa berkembang dengan maksimal.
"Semoga dengan kehadiran Komisi V DPR RI secara langsung ke sini bisa membawa harapan bagi kita agar pembangunan Dieng bisa terus berkelanjutan,"harapnya.
Ia menceritakan tahun 2018, pemerintah sudah berkomunikasi dengan PT KAI mengenai transportasi. Hanya saja belum ada tindak lanjut terkait reaktivasi kereta Purwokerto ke Wonosobo. Padahal jika hal tersebut bisa segera terlaksana, dimungkinkan jumlah kunjungan wisata yang naik ke Dieng lebih maksimal. (git/lis)