RADARMAGELANG.ID, Temangung– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Temanggung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hall Aliyana Hotel, Sabtu (18/4/2026) malam.
Forum ini menjadi agenda strategis untuk evaluasi kinerja. Sekaligus merumuskan arah kebijakan partai ke depan.
Ketua DPC PKB Temanggung, Muh Amin menyebut, Muscab menjadi forum tertinggi di tingkat kabupaten/kota.
Kegiatan ini membahas sejumlah agenda penting. Mulai dari laporan pertanggungjawaban hingga penyusunan program kerja baru.
“Muscab ini bagian dari penataan struktur partai. Ada beberapa sidang, mulai dari penyampaian tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga rancangan program kerja ke depan,” ujarnya.
Baca Juga: PKB Jateng Gelar Muscab Serentak, 819 Kader Tampil sebagai Calon Ketua DPC
Selain itu, Muscab juga menjadi momentum penjaringan calon Ketua Tanfidziyah DPC PKB Temanggung periode 2026–2031. Nama-nama calon berasal dari hasil pemetaan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang kemudian disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Sedikitnya, ada 6 nama yang diusulkan dalam Muscab ini. Di antaranya Muh Amin yang merupakan ketua DPC PKB 2021-2026, Mahzum-sekretaris DPC, serta Muhaimin-ketua Panji Bangsa Jawa Tengah.
Nama selanjutnya yakni Umi Tsuwaibah-anggota DPRD Temanggung, Istiyono-bendahara DPC PKB, dan Ahmad Khudlori-ketua LKK PKB Temanggung. “Nama calon ini dibacakan langsung oleh utusan DPP,” bebernya.
Muh Amin menegaskan, sebagai kader partai, dirinya siap menerima keputusan apapun yang ditetapkan oleh DPP. Terlebih, manakala ia mendapat amanah untuk kembali memimpin DPC PKB Temanggung.
“Kalau memang ditugaskan, tentu siap. Ini bagian dari amanah kader,” tegasnya.
Dalam Muscab tersebut, PKB Temanggung juga membahas target politik ke depan. Khususnya perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029. Saat ini, PKB memiliki tujuh kursi dan menargetkan peningkatan jumlah kursi.
“Kita realistis. Target nasional 12 kursi itu bukan tidak mungkin, tapi untuk Temanggung kita memetakan potensi di angka 8 sampai 9 kursi (Pileg 2029),” katanya.
Muh Amin menambahkan, kekuatan partai sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan kaderisasi yang berkelanjutan. Ia mengingatkan, politik harus diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Perjuangan politik harus menghadirkan manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Zainuddin, menilai, Muscab sebagai momentum rekonsiliasi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat langkah ke depan.
“Kita harus melangkah lebih besar. PKB harus menjadi rumah besar, termasuk bagi generasi muda atau gen Z,” katanya.
Perwakilan DPP PKB, Siti Mukaromah, turut mendorong seluruh kader untuk terus bekerja dan menjaga kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai basis kekuatan partai. “Kalau kita bekerja dan tetap bersama NU, insyaallah kursi akan bertambah,” ujarnya.
Dalam hal ini, Mukaromah menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan politik riang gembira.
Supaya organisasi tetap solid tanpa konflik berkepanjangan. Ia berharap, PKB Temanggung bisa menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang mampu memperkuat soliditas partai serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo