Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Indikator Tak Tercapai, DPRD Temanggung Nilai Kinerja Eksekutif Belum Maksimal

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 8 April 2026 | 14:10 WIB
Penyerahan rekomendasi LKPJ 2025 dari DPRD ke eksekutif di gedung DPRD Temanggung, Rabu (8/4/2026).
Penyerahan rekomendasi LKPJ 2025 dari DPRD ke eksekutif di gedung DPRD Temanggung, Rabu (8/4/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- DPRD Kabupaten Temanggung menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Temanggung pada tahun anggaran 2025 belum maksimal.

Hal ini menyusul masih adanya sejumlah indikator kinerja yang tidak tercapai, meskipun selisihnya relatif kecil.

Indikator kinerja yang tidak tercapai seperti aspek kesejahteraan masyarakat. Indikator itu berada di persentase 85 persen.

Maka, ditekomendasikan agar eksekutif mengevaluasi kurikulum dan metode pembelajaran.

Indikator lainnya yakni soal angka keberhasilan pengobatan TBC yang masih minim di angka 94 persen.

“Walaupun hanya seisih 0,1 persen atau 1–2 persen, tetap dinyatakan tidak tercapai. Artinya, standar yang sudah ditetapkan belum terpenuhi,” ungkap Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, usai rapat paripurna Rabu (8/4/2026).

Yunianto menegaskan, capaian yang tidak memenuhi target tetap harus dianggap sebagai kegagalan indikator. Terlepas dari kecilnya persentase selisih.

Kendati begitu, menurutnya, indikator kinerja bukan sekadar angka. Melainkan bagian dari sistem perencanaan dan evaluasi yang harus dipatuhi secara konsisten.

Ketidaktercapaian, sekecil apa pun, menunjukkan adanya celah dalam pelaksanaan program.

Baca Juga: DPRD Temanggung Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Fokus Optimalisasi PAD 2026

“Ini bukan soal besar kecilnya angka, tapi soal komitmen terhadap target yang sudah disusun sejak awal,” tegasnya.

Yunianto menilai, ketidaktercapaian indikator mencerminkan masih adanya kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi program pemerintah daerah.

“Ini menjadi catatan penting agar ke depan tidak terulang. Harus ada perbaikan menyeluruh, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan,” katanya.

DPRD pun memberikan sejumlah rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sebagai langkah perbaikan kinerja.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan mengakui masih adanya kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan selama 2025.

Ia memastikan rekomendasi DPRD akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depan.

“Kami menyadari masih ada kekurangan. Ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Agus menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD. Terutama dalam penyempurnaan perencanaan, penganggaran, serta peningkatan kinerja perangkat daerah.

"Catatan-catatan strategis yang disampaikan oleh DPRD tentunya akan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Rekomendasi yang disampaikan akan kami pelajari secara seksama dan dijadikan sebagai bahan evaluasi serta perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah ke depan," tambahnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#kinerja pemerintah kabupaten temanggung #eksekutif #Bupati Temanggung Agus Setyawan #yunianto