Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan Tiga Pemuda di Parakan, Diduga Terkait Balap Liar

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 27 Januari 2026 | 15:38 WIB
Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Didik Tri Wibowo.
Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Didik Tri Wibowo.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung -  Peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap tiga pemuda terjadi di kawasan pertigaan Sari Ayam Parakan, Kabupaten Temanggung, Minggu (25/1/2026) dini hari. Kejadian tersebut diduga berkaitan dengan balap liar yang berlangsung di lokasi.

Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Didik Tri Wibowo menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pukul 01.00 di Jalan Parakan–Kedu, tepatnya di depan sebuah showroom.

Saat itu, korban dikeroyok bersama dua temannya yang hendak ke warung nasi goreng. Namun, nasib apes menimpanya.

“Korban bersama dua temannya saat itu hendak ke warung nasi goreng. Ketika berhenti di lokasi, sepeda motor korban ditabrak dari belakang oleh orang yang tidak dikenal hingga korban terjatuh,” jelas AKP Didik, Selasa (27/1/2026).

Setelah terjatuh, korban justru dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Ketiga korban mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

“Warga yang berada di pinggir jalan justru melakukan pengeroyokan terhadap korban dan dua temannya,” imbuh Didik.

Identitas korban utama berinisial DA, 25, warga Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung. Dua korban lainnya masing-masing berinisial AC, 21, warga Kledung, dan ABS, 22, warga Parakan.

Akibat kejadian itu, ketiganya mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh, antara lain kaki dan wajah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

AKP Didik menyebut, hingga saat ini para pelaku masih dalam pengejaran petugas. Korban tidak mengenal para pelaku sehingga proses identifikasi masih berlangsung.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Saksi yang baru kami periksa ada tiga orang, yakni korban dan dua temannya,” ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Pihak kepolisian kemudian secara proaktif mencari korban karena sebelumnya tidak ada laporan resmi.

“Kami yang mendatangi korban dan menyarankan untuk membuat laporan di Polsek,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Temanggung AKP Yosra Meidicta Mandung mengatakan, aksi dugaan balap liar di pertigaan Sari Ayam tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

Pihaknya kolaborasi dengan Sat Reskrim Polres Temanggung untuk penanganan kasus ini.

"Satlantas terus melakukan upaya penanganan terhadap aksi balap liar yang kerap terjadi di wilayah Parakan dan sekitarnya. Itu meliputi preemtif, preventif, dan represif. Termasuk patroli rutin di lokasi-lokasi yang rawan dijadikan ajang balap liar," jelasnya.

Satlantas Polres Temanggung juga melakukan penindakan tegas berupa penilangan serta penyitaan kendaraan para pelaku balap liar guna memberikan efek jera.

"Tidak ada ruang untuk aksi balap liar. Kepolisian secara tegas akan melakukan penilangan serta penyitaan kendaraan bagi pelaku balap liar," tegasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Kasatlantas Polres Temanggung AKP Yosra Meidicta Mandung #Parakan #AKP Tri Afandi #pengeroyokan