Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sekolah Rakyat jadi Harapan Baru Anak-anak Temanggung, Hari Pertama Masuk 125 Siswa Ikuti MPLS

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 14 Juli 2025 | 23:48 WIB
Siswa baru SRMA 16 disambut di Sentra Terpadu Kartini Temanggung pada hari pertama masuk sekolah, Senin (14/7/2025)
Siswa baru SRMA 16 disambut di Sentra Terpadu Kartini Temanggung pada hari pertama masuk sekolah, Senin (14/7/2025)

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 di Sentra Terpadu Kartini Temanggung menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Di hari pertama sekolah, Senin (14/7/2025), siswa baru SRMA 16 tampak semangat mengikuti pemeriksaan kesehatan di Lapangan Atletik Jampirejo. Itu menjadi bagian awal, sebelum siswa memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Setelah cek kesehatan, para siswa diantar orang tuanya menata barang ke asrama tempat tinggal. Di sana, terlihat sejumlah orang tua merasa bangga karena anaknya bisa sekolah ke jenjang menengah atas.

"Saya bangga dan senang. Anak saya bisa sekolah gratis di sini. Saya harap anak saya betah dan bisa mengikuti aturan di sekolah," ungkap Rofiati, 38, orang tua salah satu siswa dari Tretep, Senin (14/7/2025).

Program ini tidak hanya menjamin akses pendidikan yang setara. Namun, turut membuka peluang lebih luas bagi siswa-siswi berprestasi tanpa harus terbebani biaya. Seperti diakui Ahmad Andreawan Sabili, pelajar dari Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan. 

Ia mengaku aktif dan berprestasi di sekolah asalnya. Sebelumnya, Ahmad sempat mengubur impiannya untuk melanjutkan ke SMK karena keterbatasan biaya.

Kini, berkat Sekolah Rakyat, Ahmad kembali bisa merajut asa dan melanjutkan pendidikannya tanpa beban.

Cerita inspiratif lainnya datang dari Bilqista Rani Pramudita, siswi dari Almatera Tembarak, yang berhasil meraih juara 2 Karya Tulis Ilmiah Peneliti Belia tingkat nasional untuk kategori MTs/SMP.

Dengan semangat tinggi, Bilqista mengaku bersyukur mendapat kesempatan bersekolah di SRMA 16 guna mengejar mimpinya di bidang kesehatan.

"Ini jadi harapan baru bagi saya. Karena sebelumnya sudah pesimis untuk melanjutkan sekolah karena tidak ada biaya," aku Bilqista.

Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Dewi Suhartini mengatakan, ada 125 siswa baru SRMA 16 di tahun ajaran baru ini. Seluruh siswa diharapkan mampu mengikuti proses pembelajaran dan kegiatan di sekolah rakyat.

Dikatakan, tenaga pengajar di sekolah ini sudah mencukupi. Ada 17 guru yang siap mentransfer ilmu kepada siswa-siswi sekolah rakyat.

"MPLS selama 2 minggu. Setelah itu, siswa akan menerima materi pembelajaran," ujarnya.

Sementara Bupati Temanggung, Agus Setyawan berpesan, agar siswa bisa menaati peraturan di sekolah rakyat ini. Ia juga akan menyiapkan infrastruktur tetap agar siswa bisa belajar dengan nyaman.

"Harapannya siswa serius belajar dan punya daya saing. Lalu rencana pembangunan sekolah rakyat untuk tahun depan ada di Karanggedong, Ngadirejo," tambahnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Sekolah Rakyat #Agus Setyawan #mpls #Sentra Terpadu Kartini Temanggung