RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Banyaknya kasus bulllying di kalangan siswa, mendorong Polres Temanggung gencar mengadakan sosialisasi pembinaan. Termasuk pembinaan bahaya narkotika.
Kapolres Temanggung AKBP Rully Thomas mengatakan, sosialisasi dan pembinaan pada siswa, sekaligus sarana pembentukkan karakter kaum remaja.
"Sosialisasi di tingkat sekolah, terutama dilakukan oleh SatBinmas selain Bhabinkamtibmas," kata AKBP Rully Thomas, Selasa (29/4/2025).
Dalam sosialisasi juga diajarkan cara mengenali tindakan bullying, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghentikannya.
Materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa agar mereka dapat dengan mudah memahami konsep tersebut.
Kanit Binmas Polsek Bulu Polres Temanggung, Bribka Agung Sutrisno mengatakan, pembinaan siswa di sekolah dengan interaksi langsung antara petugas polisi dan siswa.
"Petugas polisi mendorong siswa untuk berbagi pengalaman dan pendapat mereka tentang bullying," katanya di sela kegiatan di MTs Miftahul Huda, Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Temanggung.
Ia mengatakan, siswa-siswi mendapat pembekalan nilai-nilai positif, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menghormati dan menghargai sesama, baik dengan para pelajar, maupun dengan para guru.
Kepala MTs Miftahul Huda, Lukmanul Rofik mengapresiasi pembinaan dan sosialisasi tersebut. Diharapkan perjuangan antibullying di sekolahnya bisa berhasil, dan siswa tidak terlibat dalam tindakan kriminalitas.
Seorang siswa, Anik, 14, dengan pembinaan ini, siswa menjadi paham dengan bullying dan berjanji untuk menghindarinya. Selain itu, akan dapat meningkatkan etika sopan santun pada sesama siswa, terutama guru dan orang tua. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo