Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ada 5 Siswa Sudah Mendaftar Sekolah Rakyat, Ditempatkan di Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Bakal Dimulai Juli 2025

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 16 April 2025 | 00:06 WIB
Jajaran Forkopimda Temanggung saat meninjau gedung Sentra Terpadu Kartini untuk menjadi sekolah rakyat sementara waktu.
Jajaran Forkopimda Temanggung saat meninjau gedung Sentra Terpadu Kartini untuk menjadi sekolah rakyat sementara waktu.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Tahun ajaran baru Sekolah Rakyat di Kabupaten Temanggung akan dimulai pada Juli 2025.

Pembelajaran Sekolah Rakyat akan menempati Gedung Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

Lokasi itu hanya sementara sembari menunggu lahan untuk sekolah rakyat selesai dibangun.

"Kami mengusulkan dua lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Itu di Pingit Pringsurat dan Kledung.

Jadi untuk sementara pembelajaran tahun 2025 ada di gedung Sentra Terpadu Kartini," jelas Bupati Temanggung Agus Setyawan usai meninjau gedung Sentra Terpadu Kartini, Selasa (15/4/2025).

Agus menerangkan, ada 2 kelas yang disiapkan untuk sekolah rakyat.

Setiap kelas menampung 25 siswa. Selain itu, tersedia asrama bagi siswa yang representatif.

"Kalau melihat gedungnya sangat representatif. Fasilitas lengkap dan ada asrama juga," terangnya.

Hingga kini sudah ada 5 siswa yang mendaftar ke sekolah rakyat.

Maka, Pemkab Temanggung terus menyebarkan informasi dan link pendaftaran untuk masyarakat kurang mampu.

"Sekarang baru ada lima siswa yang mendaftar. Yang mau sekolah di sini, bisa datang ke Dinas Sosial atau langsung ke Sentra Terpadu Kartini Temanggung," tambah Agus.

Sementara Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Dewi Suhartini mengatakan, ada berbagai ruangan yang bisa dimanfaatkan siswa.

Termasuk laboratorium IPA, kimia, dan komputer. Fasilitas lainnya berupa asrama, musala, sport center, klinik pratama, dan ruang perpustakaan.

"Kami koordinasi dengan Dinas PUPR untuk pembenahaan dan fasilitasnya. Karena kami hanya menyediakan tempat saja," katanya. 

Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi warga yang berada dalam kategori Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.

Fokus utamanya adalah anak-anak yang tidak memiliki harapan untuk melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi atau akses geografis.

"Mudah-mudahan bulan Juli nanti bisa mulai aktivitas pembelajaran," harap Dewi. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Sekolah Rakyat #Bupati Temanggung Agus Setyawan #Sentra Terpadu Kartini Temanggung