Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

PMK Merebak, Harga Sapi di Temanggung Turun hingga Rp 2 Juta, Pedagang Ketar-Ketir

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 11 Januari 2025 | 17:45 WIB
Petugas DKPPP Temanggung saat memeriksa kondisi sapi di Pasar Hewan Ngadirejo, Temanggung.
Petugas DKPPP Temanggung saat memeriksa kondisi sapi di Pasar Hewan Ngadirejo, Temanggung.

RADARMAGELANG.ID, Temangung - Harga hewan ternak sapi di Kabupaten Temanggung turun hingga Rp 2 juta. Hal itu imbas merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK).

Andik, pedagang sapi asal Mangunsari, Kecamatan Ngadirejo, mengaku harga sapi miliknya turun drastis. Lantaran, banyak kasus PMK yang menyebar di Kabupaten Temanggung. Kondisi ini membuatnya ketat-ketir lantaran takut jika sapi ternak miliknya terjangkit PMK.

"Harganya turun hingga Rp 2 juta. Saya takut jika sapi-sapi milik saya terkena penyakit ini," akunya, Jumat (10/1/2025).

Dikatakan, Andik terus merawat sapi-sapinya. Bahkan, ia juga memberikan vitamin agar sapinya tetap sehat.

"Ya dikasih vitamin. Sama pengecekan rutin," katanya di Pasar Hewan Ngadirejo.

Data dari DKPPP Temanggung per Kamis (9/1), terdapat 76 kasus PMK di Kabupaten Temanggung. Bahkan, ditemukan dua ekor sapi teridentifikasi PMK di Pasar Hewan Ngadirejo.

Sapi tersebut berasal dari Sukorejo dan dibeli dari Boja, Kendal. Padahal, harusnya tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Temanggung untuk antisipasi penyebaran PMK.

"Ada 76 kasus PMK. Kasus ini bertambah dari sebelumnya yang hanya 73 kasus," kata Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Mukhlis.

Mukhlis meminta, supaya peternak sapi bisa segera melaporkan jika ada kasus PMK. Terutama jika ternak hendak dipotong. Ia menyebut, DKPPP terus melakukan sosialisasi mengenai PMK kepada para peternak dan masyarakat.

"Kami juga lakukan penyemprotan desinfeksi di peternakan. Sehingga PMK tidak terus menyebar," ujarnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#pmk #DKPPP temanggung #temanggung #pasar hewan ngadirejo