Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Selama Libur Nataru dan Sekolah, Kopi Temanggung Banyak Dicari Pelancong

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 4 Januari 2025 | 06:11 WIB

 

Setelah menghabiskan libur Nataru, pelancong asal Jogja mampir membeli oleh-oleh kopi khas Temanggung, Jumat (3/1/2025).
Setelah menghabiskan libur Nataru, pelancong asal Jogja mampir membeli oleh-oleh kopi khas Temanggung, Jumat (3/1/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Penjualan oleh-oleh khas Temanggung terus melejit di momen libur Nataru dan liburan sekolah.

Para pelancong kerap mencari kopi Temanggung untuk dibawa pulang. Seperti diakui Novia Fitri, karyawati Vivian Oleh-oleh Khas Temanggung.

Ia mengaku kerepotan melayani pelancong di awal tahun dan liburan sekolah.

Banyak pelanggan datang dari berbagai daerah untuk membawa buah tangan khas Kota Tembakau ini.

"Kalau weekend makin ramai. Pelanggan datang dari Semarang dan Solo, bahkan saya sempat melayani wisatawan bule yang mau beli oleh-oleh," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (3/1/2025).

Perempuan 20 tahun ini mengatakan, oleh-oleh yang paling banyak dicari yakni kopi khas Temanggung.

Kemudian jajanan balungkuwuk, ceriping talas, selondok, pisang aroma, hingga carica Wonosobo.

Rata-rata harga oleh-oleh di toko ini berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 50 ribu.

Tak jarang, para pelancong memborong oleh-oleh hingga nilainya jutaan rupiah.

"Kadang ada yang beli oleh-oleh sampai satu juta rupiah. Dan momen liburan ini memang banyak pengunjung," jelas Novia.

Ia menambahkan, momen puncak penjualan oleh-oleh saat libur Lebaran.

Lantaran banyak pemudik yang memborong oleh-oleh.

"Rata-rata yang mampir itu wisatawan. Mereka berkunjung ke tempat wisata lalu beli oleh-oleh. Kami juga menjual produk UMKM Temanggung," tambahnya.

Fatia Ariyani, pelancong asal Jogja mengatakan, ia tidak pernah ketinggalan untuk membeli kopi khas Temanggung.

Ia kadang membeli hingga 5 bungkus untuk dibagikan ke teman-temannya.

Menurutnya, kopi Temanggung ini memiliki cita rasa unik.

"Kopi Temanggung ini khas rasanya. Jadi saya suka," katanya.

Fatia berharap, kopi maupun oleh-oleh khas Temanggung bisa dirasakan seluruh masyarakat.

Selain itu, bisa dipasarkan hingga ke luar negeri.

"Kemasan oleh-oleh juga bagus. Jadi, bisa dipasarkan ke luar negeri.

Sehingga produk Temanggung ini bisa dikenal lebih luas," harapnya. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#libur sekolah #oleh-oleh #nataru #Kopi Temanggung