RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 141 kelompok usaha bersama (kube) mendapat dana stimulan untuk mengembangkan usaha. Masing-masing menerima Rp 10 juta.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Heri Kardono menjelaskan, 2024 ini APBD menyediakan bantuan tersebut, tersebar di 20 kecamatan.
Setiap kecamatan dalam satu desa bisa lebih dari satu kelompok. Harapannya satu atau dua tahun berikutnya penerima bisa lepas dari segala macam bantuan dari pemerintah.
"Sehingga teman-teman ini bisa hidup mandiri. Tanpa bantuan dari pemerintah. Satu kelompok rata-rata 10 orang. Jadi ini bisa menyasar 1.410 warga," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Senin (15/7/2024).
Dia menyampaikan, penerima ada yang sudah melakukan rintisan usaha, ada juga yang baru mau memulai.
Mereka adalah orang-orang yang menerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah.
Pihaknya akan menjadwalkan bazar UMKM kube. Misalnya yang sudah jalan di Pasar Kebon, Dayaan Kranggan.
Setiap Minggu Pahing ada 60 penerima PKH yang berjualan.
Sebagian besar penerima manfaat menggunakan bantuan untuk menjadi pedagang kelontong berjualan sembako dan gas 3 kilogram.
Sampai saat ini sudah banyak yang jalan. Menurutnya, masih ada 1.300-an kube, dan yang sudah mendapat bantuan sekitar 300-an.
Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan kepada kelompok persewaan alat-alat pesta, alat edukatif, dan ketering.
Bantuan ini untuk mengembangkan usaha UMKM agar bisa bergulir sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat. Khususnaya warga miskin. (din/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo