RADARMAGELANG.ID, Temanggung—Bupati Temanggung petahana Muhammad Al Khadziq resmi menggandeng Bimo Alugoro dalam Pemilhan Bupati (Pilbup) Temanggung, 27 November mendatang.
Sementara ini, pasangan tersebut bakal diusung koalisi Partai Golkar dan Nasdem.
Namun sejumlah partai lain bakal bergabung.
Nama Bimo Alugoro sendiri termasuk wajah baru.
Dia putra asli Parakan, Temanggung yang sejak 2012 tinggal di Kalimantan Timur.
Bimo –sapaan akrabnya—maju menjadi calon Temanggung 2 setelah berkomunikasi dengan Khadziq sejak tiga tahun lalu.
“Gongnya setelah lebaran lalu saat halal bihalal. Pada saat itu omong-omong terus Alhamdulillah saling ada kesepakatan,” kata Bimo kepada Jawa Pos Radar Magelang, Jumat (7/6) malam.
Pengusaha tambang serta mitra Pertamina dalam membangun SPBU ini mengaku tergerak untuk membangun kampung halamannya, Temanggung.
Dia ingin mengangkat UMKM Temanggung supaya bisa naik kelas.
Juga akan menyelesaikan masalah-masalah pendidikan, stunting, dan kemiskinan ekstrem.
“Kami ingin mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar PAD Temanggung meningkat. Karena Temanggung masih minim dalam menggarap dua sektor tersebut,” kata putra mantan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol (Purn) Drs H. Andayono yang asli Temanggung ini.
Bimo juga ingin memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan-jalan antardesa.
Apalagi masih banyak jalan yang susah dijangkau, terutama di daerah pinggiran.
Sebab, akses jalan menjadi faktor penting untuk pertumbuhan ekonom, dan pembangunan daerah tersebut.
Beberapa waktu ini, dia sudah mulai aktif safari politik dengan bersilaturahmi kepada tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan terutama keluarga.
Karena keluarganya banyak di Temanggung.
Selain itu, dia juga sudah bertemu milenial dan sedang memikirkan untuk membuat program yang cocok untuk kaum milenial.
“Kemarin ngobrol dengan temen-temen pengusaha muda, penggiat media sosial, serta pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Ternyata Temanggung ini punya banyak potensi,” ungkap pria kelahiran 1987 ini.
Rencananya, mereka akan mengadakan Pestaphoria mengundang Gilga Sahid dan Heppy Asmara di Hall Gedung Pemuda Temanggung, 7 Juli mendatang.
Baginya, event seperti itu bagus untuk mengangkat nama Temanggung supaya lebih terkenal. “Temen-temen saya di Kalimantan itu tidak tahu Temanggung. Temanggung itu d imana sih? Gitu. Sehingga perlu diboomingkan lagi,” ujarnya.
Bimo mengaku pada 2019 pernah mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Jateng lewat PAN.
Dia mengaku basicnya bukan dari politik, dan bukan keluarga politik.
Orang tuanya berpikrah di Polri, dan sejak lulus sekolah fokus di dunia entrepreneur.
Akhir-akhir ini dia banyak berbisnis di Kalimantan Timur, yakni di Balikpapan dan Samarinda.
“Saya masuk Kalimantan Timur tahun 2012 sebelum bapak dinas di sana pada 2015 sebagai Kapolda Kaltim,” akunya. (din/aro)
Editor : H. Arif Riyanto