RADARMAGELANG.ID, Semarang- Ulah jahil diduga dilakukan oleh oknum debt colector (DC) pinjaman online (pinjol) yang membuat laporan kebakaran palsu ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarang, Kamis (23/4/2026) petang.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 17.10 melalui 113, terkait adanya kebakaran di tempat usaha nasi goreng Welahan di Jalan WR. Supratman Nomor 47, Ngemplak Simongan.
Sayangnya setelah dicek, laporan tersebut palsu alias fiktif dan diduga dilakukan oleh oknum DC Pinjol, untuk meneror pemilik usaha.
Padahal Damkar sudah mengirimkan dua unit armada dengan 12 personel untuk menuju ke lokasi, yang praktis kesal karena terkena prank.
"Tadi ada yang laporan ada kebakaran, setelah kita cek ternyata tidak ada kebakaran seperti yang dilaporkan," kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono.
Dia menjelaskan, setelah petugas berada di titik laporan, mereka bertanya kepada pemilik usaha terkait laporan yang ada.
Dari keterangan pemilik usaha, mengakui jika dirinya ada masalah dengan pinjol.
Untuk meneror, DC pinjol laporan palsu kebakaran melalui call center 113 Damkar.
"Yang bikin laporan dari DC-nya itu buat meneror dan nakut-nakutin. Laporannya lewat call center 113. Yang ngelapor tadi namanya Adi," ungkap Tantri.
Saat berada di titik lokasi, petugas juga sempat menelepon nomor yang melapor ke call center, namun tidak dijawab.
"Sempat saya telepon ke nomor yang melapor tapi tidak dijawab," paparnya.
Tantri menjelaskan, setiap laporan yang masuk sebenarnya akan diverifikasi terlebih dahulu, termasuk dengan permintaan bukti berupa video jika memungkinkan.
Namun dalam kondisi darurat, respons tetap harus cepat.
"Kita biasanya memastikan setiap laporan, kalau bisa diminta video dulu. Tapi walaupun tidak ada video, respons kita tetap cepat, maksimal 15 menit harus bergerak. Ini jadi bahan evaluasi juga, laporan yang masuk harus dipastikan dulu," pungkasnya (den/aro)