RADARMAGELANG.ID, JAKARTA - Kubu Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dapat dipastikan semakin unggul meninggalkan pesaingnya.
Hal ini didasari karena Prabowo-Gibran semakin menjadi kepercayaan publik.
Pengamat politik Tamil Selvan menilai fenomena tersebut didasari keberhasilan Prabowo-Gibran dalam memanfaatkan panggung politik yag diberikan.
Selain itu, Prabowo-Gibran berhasil meyakinkan publik melalui strategi branding dan program-program yang langsung menyentuh masyarakat.
“Ini dilihat sebagai indikasi Prabowo unggul dari kontestan lainnya,” ujar Tamil saat dihubungi.
Alasan berikutnya yakni karena para kader partai dari koalisi lain ini tidak mendapat kesempatan.
Sementara peluang kejayaan nampak semakin nyata di kubu Prabowo-Gibran.
Peluan serta potensi kemenangan tersebut yang mendasari banyaknya perpindahan dukungan dari kader partai pendukung kandidat lain.
Seperti halnya yang dilakukan oleh para tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Diketahui, secara bersama-sama 300 yang separuhnya merupakan kader aktif PPP menyatakan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran.
Adapun dukungan tersebut digaungkan oleh elemen yang mengatasnamakan ‘Pejuang PPP’.
Acara tersebut digelar pada Kamis (28/12) kemarin.
Bahkan acara itu dihadiri secara langsung oleh ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani.
Menurut Tamil, hal ini semakin membuat publik menilai bahwa kubu Paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang juga diperkuat oleh PPP terlihat semakin runtuh.
Secara bersamaan, kubu Prabowo-Gibran akan semakin tak terkejar.
Terakhir, Tamil menegaskan, fenomena beralih dukungan ini juga dapat memicu turunnya kepercayan publik terhadap Ganjar-Mahfud.
Sehingga elektabilitas Paslon koalisi PDI-P ini akan semakin tergerus.
“Hal ini bisa berakibat turunnya kepercayaan publik pada pasangan Ganjar-Mahfud,” pungkasnya. (web)
Editor : Tasropi