Siswa SMPN 2 Borobudur Raih Juara 2 Nasional KRAN 2026, Wakili Indonesia ke Malaysia

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:55 WIB
Muhammad Luthfi Zaidan GW, siswa SMP Negeri 2 Borobudur Kabupaten Magelang, berhasil meraih Juara 2 Nasional pada Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026. 
Muhammad Luthfi Zaidan GW, siswa SMP Negeri 2 Borobudur Kabupaten Magelang, berhasil meraih Juara 2 Nasional pada Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026. 

RADARMAGELANG.ID–Muhammad Luthfi Zaidan GW, siswa SMP Negeri 2 Borobudur Kabupaten Magelang, berhasil meraih Juara 2 Nasional pada Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026. 

Atas prestasi itu, ia berhak mewakili Indonesia ke ajang Kompetisi Roket Air (KRA) Internasional di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) pada pertengahan Oktober 2026.

Luthfi menjadi salah satu dari 25 peserta terbaik nasional dalam kompetisi yang digelar PT Langit Biru Anak Bangsa Indonesia (LABIABA) di Lapangan VDEC Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Dalam lomba, peserta diuji membuat roket air secara presisi dan meluncurkannya tepat ke sasaran sejauh 60 meter dengan diameter 10 meter.

Roket karya Luthfi dibuat dari bahan sederhana: botol plastik, karton, kardus, dop, dan plastisin.

Peralatan yang digunakan meliputi gunting, lem, solder, dan perlengkapan pendukung lainnya.

"Kami sangat bangga. Ini prestasi membanggakan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Magelang," kata Kepala SMPN 2 Borobudur Ahyar.

Pembimbing Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMPN 2 Borobudur Muna Maya menyebut keberhasilan itu buah latihan intensif.

Tim fokus pada konsistensi peluncuran, penyesuaian tekanan air dan udara, serta perhitungan sudut luncur. 

"Perjuangan Luthfi dan tim sangat luar biasa. Semangat pantang menyerahnya membawa hasil posisi kedua nasional," ujar Muna.

Ia menambahkan, evaluasi dari lomba di Malang akan dipakai untuk perbaikan sebelum bertanding di Malaysia.

"Mohon doa dan dukungan agar Luthfi tampil optimal di tingkat internasional," tambahnya.

Direktur LABIABA Indonesia Sri Siskawati mengapresiasi seluruh peserta.

Ia memastikan juara 1, 2, dan 3 akan difasilitasi LABIABA untuk berlaga di kancah internasional.

Menurut Sri, kompetisi ini bertujuan menjaring bibit unggul sains yang mampu bersaing secara global.

“Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk terus berinovasi dan mengharumkan nama bangsa,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
SMPN2 Borobudur kompetisi roket air indonesia Universiti sains islam Malaysia roket air Kabupaten Magelang