Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Borobudur Moon Perdana Digelar 7 Oktober, Tampilkan 200 Penari Bali

Magang Radar Magelang • Kamis, 2 Oktober 2025 | 04:03 WIB
Candi Borobudur akan menjadi panggung budaya spektakuler saat Borobudur Moon Perdana 2025 berlangsung di bawah cahaya bulan purnama.
Candi Borobudur akan menjadi panggung budaya spektakuler saat Borobudur Moon Perdana 2025 berlangsung di bawah cahaya bulan purnama.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Setelah sempat ditunda, Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan gelaran Borobudur Moon Perdana 2025 akan dilaksanakan pada Selasa, 7 Oktober 2025 di Marga Utama pelataran Candi Borobudur.

Agenda ini dimaksudkan sebagai upaya menghidupkan wisata malam di kawasan Candi Borobudur sekaligus membuka ruang ekonomi bagi pelaku lokal.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, acara perdana akan melibatkan kolaborasi lintas daerah, termasuk penampilan dari seniman Kabupaten Gianyar, Bali.

Ia menyebutkan, rencana untuk menjadikan Borobudur Moon sebagai agenda rutin setiap bulan purnama.

“Besok tanggal 7 Oktober dan dipastikan dari saudara-saudara kita dari Gianyar (Bali) juga dipastikan turun (hadir di Borobudur Moon),” ujar Grengseng saat berdialog dengan wartawan.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada event ini untuk mendongkrak perekonomian kawasan, terutama bagi UMKM, homestay, dan pelaku ekonomi kreatif yang dapat terlibat sebagai penyedia produk dan layanan selama acara.

“Ada ruang ekonomi, ada UMKM, homestay, semua yang bisa ikut andil di situ,” tambah Bupati.

Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang Zumrotun Rini memastikan, untuk pergelaran perdana masyarakat akan dibebaskan dari biaya masuk.

Namun, ke depan, kemungkinan acara ini akan berbayar dengan nominal yang masih dibahas.

“Lokasi acara berada di Marga Utama Borobudur. Untuk yang perdana ini gratis, supaya masyarakat bisa ikut merasakan langsung kemeriahan Borobudur Moon,” jelasnya.

Dari sisi penyelenggaraan seni, sejumlah sanggar tari dari Kabupaten Magelang akan tampil bersama kelompok tari asal Gianyar.

Camat Borobudur Subiyanto menambahkan, potensi pariwisata malam ini diharapkan dapat memberi dampak langsung pada masyarakat sekitar.

“Kemiskinan di Kecamatan Borobudur relatif tinggi. Kami berharap inisiatif pariwisata malam seperti ini bisa membantu ekonomi warga,” ujarnya.

Borobudur Moon 2025 digadang sebagai malam spektakuler yang tak akan terlupakan.

Kemegahan Candi Borobudur yang legendaris akan berubah menjadi latar panggung memukau, disinari oleh bulan purnama dan tata cahaya istimewa yang menciptakan atmosfer magis.

Pertunjukan akan menghadirkan 200 penari dari Gianyar, Bali, dengan tarian yang mempesona, serta kolaborasi bersama para seniman terbaik Kabupaten Magelang.

Acara ini akan dimulai pukul 18.30 WIB hingga 20.00 WIB dengan gala dinner khusus tamu undangan, dilanjutkan pukul 20.15 WIB dengan tari soreng dan sendratari kolosal dari Gianyar Bali yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis di panggung berukuran 25 x 25 meter.

“Borobudur Moon adalah perayaan budaya yang memadukan kearifan lokal dengan seni kelas dunia di bawah sinar bulan purnama,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Borobudur Moon diharapkan menjadi momentum baru pariwisata Magelang sekaligus menegaskan peran Borobudur sebagai panggung budaya dunia.(mg3/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#event borobudur oktober 2025 #borobudur super moon #200 penari bali di borobudur #wisata malam borobudur #pariwisata malam magelang #candi borobudur purnama #seni budaya magelang bali #agenda wisata magelang #borobudur moon 2025 #event gratis borobudur