Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Timbunan Sampah Kabupaten Magelang Capai 668,71 Ton per Hari

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 13 Mei 2025 | 05:47 WIB

 

Wakil Bupati Magelang Sahid didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Dian Grsengseng Pamuji saat meresmikan TPS3R Sidomulyo di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis.   
Wakil Bupati Magelang Sahid didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Dian Grsengseng Pamuji saat meresmikan TPS3R Sidomulyo di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis.  

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Penanganan sampah di wilayah Kabupaten Magelang mendapat perhatian serius.

Yang terbaru, Pemerintah Kabupaten Magelang meresmikan Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Sidomulyo di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, belum lama ini.

Peresmian dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Magelang Sahid serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang Dian Grengseng Pamuji, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Endrianingsih Yuanita, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang Sarifudin, OPD terkait, serta jajaran Forkopincam Pakis.

Wakil Bupati Magelang Sahid menyampaikan masalah sampah telah menjadi tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Magelang.

Setiap hari, volume sampah terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat, dengan potensi timbunan sampah mencapai 668,71 ton per hari.

Praktis, apabila kondisi ini tidak dikelola dengan baik dan benar, tentu akan menimbulkan dampak yang sangat serius, baik dari sisi kesehatan, estetika lingkungan, maupun kelestarian ekosistem.

Untuk mengurai permasalahan ini, Pemerintah Kabupaten Magelang terus berupaya mencari solusi konkret.

Salah satu langkah nyata adalah dengan mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, yang tidak hanya menitikberatkan pada pembuangan akhir, tetapi lebih menekankan pada pengurangan, penggunaan ulang, dan pendauran ulang sampah atau yang lebih dikenal dengan prinsip 3R.

Menurut Sahid, pembangunan TPS3R ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mewujudkan tata kelola lingkungan yang lebih baik.

TPS3R bukan hanya tempat pengolahan sampah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan transformasi perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak serta pemberdayaan masyarakat.

Ia mengatakan, dengan sistem ini sampah yang semula menjadi beban, kini dapat menjadi berkah.

Melalui pengelolaan yang baik, sampah dapat menjadi sumber daya ekonomi. 

Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat dipilah dan dijual kembali atau didaur ulang menjadi produk bernilai guna.

"Kami menggarisbawahi bahwa keberhasilan TPS3R ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah hanya dapat menyediakan sarana dan pendampingan, namun yang paling penting adalah keterlibatan warga dalam memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun budaya sadar lingkungan," kata Sahid.

Pada kesempatan tersebut, Sahid mengajak kepada seluruh warga untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. "Mari kita jadikan TPS3R ini sebagai contoh pengelolaan sampah yang mandiri, produktif, dan berwawasan lingkungan," imbau Sahid.

Kepala DLH Kabupaten Magelang Sarifudin menyampaikan di Kabupaten Magelang sudah terdapat 53 TPS3R, namun belum semua TPS3R bisa berfungsi secara maksimal.

Ia mengatakan, bupati dan wakil bupati Magelang sangat konsen terkait penyelesaian masalah sampah.

Sehingga sampah tidak menjadi bencana dan mengubah keberadaan sampah ini menjadi berkah.

"Melalui program pembangunan TPS3R ini, kami menjalankan salah satu fungsi kami, yakni mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berbasis partisipasi masyarakat. TPS3R bukan sekadar tempat pemrosesan akhir, tapi juga menjadi pusat edukasi, perubahan perilaku, dan bahkan pemberdayaan ekonomi lokal," ungkap Sarifudin. (rfk/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#sampah #Sahid #TPS3R #Grengseng Pamuji #Pakis