Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Balkondes Borobudur II Magelang Berkonsep Agro Eduwisata

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 20 Februari 2025 | 03:03 WIB
Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan menanam bibit buah saat peresmian Balkondes  Agro Eduwisata Borobudur, Tanjungan, Rabu (19/2/2025).
Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan menanam bibit buah saat peresmian Balkondes Agro Eduwisata Borobudur, Tanjungan, Rabu (19/2/2025).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Balai Perekonomian Desa (Balkondes) di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang bertambah.

Dari 20 balkondes yang sudah ada, kali ini bertambah satu balkondes baru menjadi 21.

Balkondes baru ini berada di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur.

Peresmian Balkondes Agro Eduwisata Borobudur, Tanjungan ini dilakukan, Rabu (19/2/2025).

Direktur Taman Wisata Borobudur (TWB) Mardijono Nugroho mengatakan, adanya balkondes baru ini, pastinya menjadi salah satu upaya TWC (Taman Wisata Candi) dan TWB dalam mengembangkan kawasan.

Tidak hanya di zona 1, tapi zona 2, 3, 4, dan 5.

“Termasuk balkondes-balkondes yang belum efektif, kita akan mendukung. Dengan konsep keterlibatan, TWC melalui TWB berperan serta mendampingi dan memberdayakan kawasan,” jelasnya usai peresmian.

Diharapkan, kata dia, Borobudur bisa migunani dan lestari untuk kawasan Borobudur.

Meskipun bersebelahan dengan hotel berbintang, menurutnya, ini merupakan sinergi yang positif.

“Jadi, ada yang sifatnya internasional seperti Plataran Hotel.Tentunya mereka nanti tamu-tamu internasional ingin menikmati suasana lokal. Dan ini suasana desa di kawasan Borobudur,” katanya.

Mardijono ingin tamu-tamu internasional juga bisa menikmati perkebunan di kawasan Borobudur. Dan ini bisa menjadi simbiosis mutualisme antara Plataran Hotel dengan Balkondes Borobudur II ini.

Saat ditanya mengenai alasan pemilihan konsep agrowisata, Mardijono mengaku, pihaknya ingin mendorong penghijauan di kawasan Borobudur.

Kepala Desa Borobudur Anwar Ujang Maryadi Usman menyampaikan, untuk luas lahan yang digunakan Balkondes Borobudur II ini sekitar 3.200 meter persegi untuk bangunan dan pihaknya masih menyisakan sekitar 1 hektare di sisi utara dan barat untuk pengembangan yang lebih optimal lagi ke depannya.

“Tanah ini merupakan Tanah Kas Desa (TKD) Borobudur,” jelasnya.

Ia berharap, adanya Balkondes Agro Eduwisata Borobudur ini bisa menjadi salah satu sarana untuk pengembangan potensi di wilayah barat Candi Borobudur.

Ketua Forum Daya Tarik (DTW) Magelang Edwar Alfian menambahkan, dari 20 balkondes yang ada saat ini, ada sekitar empat balkondes yang sudah tidak aktif.

Yakni, Balkondes Sambeng, Balkondes Giritengah, Balkondes Giripurno, dan Balkondes Tanjungsari.

Dengan adanya penambahan balkondes baru ini, Edward berharap, bisa menambah salah satu spot.

Apalagi, pihaknya melihat secara ketersediaan lahan parkir balkondes ini cukup luas dan ini menjadi salah satu poin bagi daya tarik wisata.

“Dengan harapan balkondes-balkondes yang ada di sekitar Borobudur bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat di desa masing-masing. Bisa menumbuhkan perekonomian, khususnya di sektor pariwisata,” harapnya. (rfk/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#candi borobudur #TWC #TWB #Balkondes #Balkondes Borobudur #Taman Wisata Candi #Taman Wisata Candi Borobudur