Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Semarakkan Tujuhbelasan, Pedagang Candi Borobudur Fashion Show ala Hantu

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 14 Agustus 2024 | 05:02 WIB
Pedagang Borobudur mengikuti fashion show dengan dandanan hantu di halaman Marga Utama Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (13/8/2024).
Pedagang Borobudur mengikuti fashion show dengan dandanan hantu di halaman Marga Utama Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (13/8/2024).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Puluhan hantu seperti pocong, genderuwo, tuyul, bahkan Nyi Roro Kidul ‘menampakkan diri’ di halaman Marga Utama Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Kabupaten Magelang, Selasa (13/8/2024) siang.

Kehadiran para hantu ini dalam acara fashion show untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Mereka adalah pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Borobudur Bersatu.  

Para pedagang menggelar kirab budaya dan fashion show dengan berdandan ala hantu.

Selain itu, ada yang mengenakan seragam anak sekolah, baju adat, petani, daster, dan baju tradisional.

Koordinator Forum Pedagang Borobudur Bersatu Jimi Belinda mengatakan, kegiatan ini atas inisiatif pedagang untuk memeriahkan tujuhbelasan, serta membuka mindset mereka untuk menyambut kepindahan ke Pasar Seni Borobudur mendatang.

Photo
Photo

“Juga untuk memperkenalkan Taman Wisata Candi Borobudur biar pengunjung tambah banyak, tambah maju usahanya, tambah lancar, dan bisa menarik wisatawan,” jelasnya.

Dikatakan, anggota Forum Pedagang Borobudur Bersatu berjumlah 2.043 orang.

Selama kegiatan, semua pedagang libur sehari. Kirab budaya digelar dengan start terminal umum menuju gerbang kalpataru.

Lalu, di area Marga Utama digelar pentas seni dan fashion show.

Koordinator Kelompok Parkir Sedan Timur (PST) Riyanto menambahkan, kegiatan ini baru kali pertama digelar. Pemilihan kostum mistis dan hantu itu merupakan hasil undian.

“Kostum ini kita buat sendiri dengan memanfaatkan barang-barang bekas,” akunya.

Salah satu pedagang Sri Sulastri sangat antusias dan senang mengikuti acara ini.

Ia berharap, kegiatan tersebut bisa melestarikan Candi Borobudur dan mengundang banyak wisatawan untuk datang.

“Kalau banyak wisatawan, pedagang senang, karena jualannya bertambah laris,” katanya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pocong #candi borobudur #Tujuhbelasan #nyi roro kidul #genderuwo #tuyul #fashion show