Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Libur Nataru, Taman Wisata Candi Borobudur Ditarget Menarik 105.969 Wisatawan

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 21 Desember 2023 | 18:51 WIB

RADARMAGELANG.ID,  Magelang – Libur Natal 2023 dan tahun baru (Nataru) 2024, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) menargetkan jumlah kunjungan di Taman Wisata Candi Borobudur selama 10 hari mencapai 105.969 pengunjung, meningkat 24% dibanding 2022.

General Manager Unit Borobudur Jamaludin Mawardi mengatakan, untuk tanda-tanda peningkatan jumlah pengunjung menjelang libur Natal dan tahun baru ini sudah kelihatan.

Terutama dalam sisi jumlah pengunjung, untuk weekday sendiri di minggu terakhir ini bisa sampai 4.000-5.000 pengunjung, sebelumnya hanya 1.200-2.000 pengunjung.

“Akhir tahun kami optimistis bisa mencapai target yang diharapkan. Namun, untuk akhir tahun ini kami memproyeksikan tidak terlalu tinggi,” ucap Jamal kepada wartawan saat konferensi pers di The Manohara Hotel Yogyakarta, Rabu (20/12/2023).

Pihaknya belajar dari pengalaman kemarin. Pada Lebaran tahun kemarin, angka tertinggi tidak sampai 15 ribu pengunjung. Padahal angka sebelum itu, bisa mencapai 21 ribu pengunjung.

“Puncaknya di Lebaran kemarin itu, jumlah pengunjung hanya mencapai 13 ribu sekian aja,” terangnya.

Jamal menerangkan, berbagai faktor menjadi penyebab dari menurunnya angka kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur. Yang paling utama, masih terbatasnya pembatasan pengunjung naik ke Candi Borobudur. Menurutnya, ini menjadi salah satu faktor yang mengurangi minat wisatawan yang datang ke Borobudur.

“Serta isu harga mahal masuk ke Candi Borobudur Rp 750.000 juga masih belum bisa hilang. Masih ada wisatawan yang mengira masuk ke Taman Wisata Candi Borobudur itu mahal, padahal untuk harga tiket masuknya tetap sama,” ujarnya.

Untuk menarik minat wisatawan agar berkunjung ke Candi Borobudur pada nataru, pihaknya akan mencoba memanfaatkan seniman-seniman lokal yang ada di sekitar Candi Borobudur untuk perform. Namun untuk konsepnya, kata Jamal, akan sedikit berubah.

“Sebelumnya mereka hanya perform di satu tempat. Tapi, untuk tahun ini akan dibuat yang lebih happening,” terangnya.

Selain itu, rangkaian ibadah umat Buddha juga bisa menjadi warna baru bagi Candi Borobudur untuk menarik wisatawan melihat prosesi atau rangkaian ibadah di Candi Agung Borobudur. “ Mulai 17 Desember sampai 27 Desember ada prosesi Pabbajja Samanera Sementara yang dilaksanakan di Taman Wisata Candi Borobudur,” jelasnya.

Untuk penyambutan pengunjung di awal tahun 2024 pihaknya sudah menyiapkan konsep dan surprise lainnya. Tentunya sudah tidak menggunakan gajah seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Yang jelas kami sudah menyiapkan konsep tersebut, supaya nanti dapat memberikan surprise untuk tamu pertama yang berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur,” ujarnya.

Direktur Utama PT TWC Febrina Intan menyampaikan, libur Nataru kali ini, tema Blessing in Harmony akan mewarnai keseruan para wisatawan. Ragam event dan aktivitas wisata yang dihadirkan, menambah khazanah aktivitas wisata di kawasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Menurutnya, hal ini justru akan menambah daya tarik dan minat kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Diharapkan ini bisa membawa suasana kegembiraan yang menarik kunjungan wisatawan dan memberi dampak luas terhadap peningkatan perekonomian di kawasan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, PT TWC memastikan kesiapan destinasinya untuk dikunjungi wisatawan di masa ramai Nataru ini. Sejumlah persiapan intensif sudah dilakukan, mulai dengan evaluasi kondisi eksisting, pengecekan sarana dan prasarana pendukung, serta mempersiapkan prosedur operasional pelayanan di destinasi.

Dukungan operasional yang proporsional terus ditingkatkan, dengan mengalokasikan loket dan parkir kendaraan cadangan yang bekerja sama dengan warga sekitar.

Selain itu, PT TWC juga menambah jumlah customer service di lapangan untuk melayani wisatawan. Sejumlah perlengkapan medis dan fasilitas kebersihan dan keamanan juga ditingkatkan untuk menghadirkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Pihaknya juga menggandeng TNI, Polri, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X,  Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur serta masyarakat sekitar untuk mendukung terselenggaranya pelayanan prima di destinasi TWC.

“Mitigasi jadi langkah awal untuk menghadirkan pelayanan prima di destinasi. Hal ini diharapkan turut menghadirkan rasa aman, nyaman dan menyenangkan di destinasi TWC,” ujarnya. (rfk/lis)

Candi Borobudur menanti kunjungan para wisatawan dalam libur Nataru tahun ini.
Candi Borobudur menanti kunjungan para wisatawan dalam libur Nataru tahun ini.
Editor : Lis Retno Wibowo
#jumlah pengunjung #candi borobudur #TWC #target #Wisatawan