RADARMAGELANG.ID, Magelang - Di kaki Gunung Tidar tersembunyi sebuah warung makan yang menjadi favorit banyak orang, terutama pecinta kuliner lokal.
Mie Kopyok Mak Rom adalah nama yang kini mulai dikenal luas sebagai salah satu hidden gem di Kota Magelang.
Meski letaknya berada di gang sempit dan cukup jauh dari pusat keramaian, warung ini tak pernah sepi pengunjung yang datang untuk menikmati mie kopyok dengan cita rasa khas yang autentik.
Mie Kopyok Mak Rom, warung yang diracik sendiri oleh Romiyati, 55, sudah eksis sejak sekitar tahun 2015, tepat saat anak-anaknya masih duduk di bangku SMA.
Sejak awal, Romiyati memang memilih mie kopyok sebagai menu utama yang dijual di warung kecilnya tersebut.
Namun, popularitasnya baru melejit sekitar satu tahun terakhir setelah banyak pengunjung yang memviralkan warung ini lewat media sosial.
“Dari dulu saya memang jual mie kopyok di sini, tapi memang belum seramai sekarang,” ungkap Romiyati saat ditemui pada Selasa (26/8/2025).
Romiyati juga bercerita bahwa ia biasanya sudah memulai persiapan dagangannya sejak pukul setengah tiga pagi.
“Saya bangun pagi-pagi sekitar setengah tiga, langsung ke pasar gotong royong buat belanja bahan-bahan segar. Semua saya beli dari langganan yang sudah dipercaya,” jelas ibu dua anak ini.
Menu yang ditawarkan di warung ini cukup variatif.
Semangkuk mie kopyok terdiri dari campuran mie kuning, bihun, kol, tauge segar, seledri, dan daun bawang yang berpadu dengan tahu dan cireng yang gurih.
Yang membuatnya makin spesial, cabai yang menjadi pelengkap kuah akan langsung diulek sesuai tingkat kepedasan yang diminta pembeli, jadi rasa pedasnya bisa diatur sesuai selera.
Banyak pelanggan yang mengaku menyukai mie kopyok Mak Rom karena memiliki ciri khas tersendiri.
Salah satu pelanggan, Nur Febri, 20, mengatakan, mie koyok Mak Rom memiliki kuah segar dan gurih.
"Harganya juga sangat terjangkau buat kantong mahasiswa kayak saya,” katanya.
Selain mie kopyok, warung ini juga menyediakan berbagai jajanan pasar, gorengan, dan jus segar yang dijual dengan harga mulai Rp1.000, cocok untuk jadi teman santai sambil menikmati mie hangat.
Warung Mak Rom buka setiap hari mulai pukul 07.30 pagi sampai 15.00 sore, dari Senin hingga Sabtu.
Pelanggannya datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, hingga pegawai kantor yang ingin sarapan atau sekadar ngemil.
Dengan resep racikan sendiri, Romiyati berharap warungnya ini bisa terus laris dan eksis sebagai salah satu kuliner di Magelang yang selalu dinantikan pelanggan lama maupun baru. (mg7/mg10/aro)
Editor : H. Arif Riyanto