Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Disperpusip Kota Magelang Gelar Festival Literasi, Menarik Minat Generasi Muda 

Puput Puspitasari • Senin, 8 Juni 2026 | 21:57 WIB
Festival Literasi Kota Magelang sukses menarik perhatian pelajar di Kota Magelang untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara.
Festival Literasi Kota Magelang sukses menarik perhatian pelajar di Kota Magelang untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara.

RADARMAGELANG.ID, Magelang—Gelaran Festival Literasi Kota Magelang sukses menarik perhatian pelajar di Kota Magelang.

Mereka berbondong-bondong ke lokasi untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara.

Kepala Disperpusip Kota Magelang Sarwo Imam Santoso menjelaskan, beragam acara ditujukan untuk menumbuhkan literasi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. 

Kegiatan itu mulai pergelaran seni, wisata literasi, workshop menulis, bedah buku, seminar literasi, hingga pameran buku dengan harga terjangkau.

Festival ini akan berlangsung sampai 12 Juni di Kompleks Gedung Perpustakaan Umum Kota Magelang. 

Bunda Literasi Kota Magelang Nanik Yunianti mengapresiasi penyelenggaraan acara. 

Ia juga menilai tema yang diangkat yakni Literasi Membangun Peradaban sejalan dengan harapan untuk membangun sumber daya masyarakat semakin berkualitas.

“Literasi punya peran penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat mengambil keputusan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,” tuturnya, Senin (8/6/2026). 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono sepakat, kemajuan peradaban tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi maupun megahnya infrastruktur kota, melainkan oleh kualitas manusia yang membangunnya.

“Makanya, literasi menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang kritis, bijaksana, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Menurut Damar, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami, mengolah, dan memaknai informasi sebagai dasar dalam mengambil keputusan dan bertindak. 

“Ketika berbicara tentang gerakan literasi, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang gerakan membangun manusia. Literasi melahirkan kesadaran, kepedulian, tindakan, hingga perubahan yang membangun peradaban,” ujarnya.

Bahkan di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat dituntut mampu berpikir kritis, membedakan fakta dan opini.

Dengan kemampuan itu, ia percaya bahwa masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks.

Menyadari pentingnya literasi bagi masyarakat, Damar akan melakukan penguatan.

Tidak hanya melalui peningkatan minat baca, tetapi juga pengembangan literasi digital dan literasi budaya. 

Damar menyambut baik kehadiran penulis Eka Kurniawan dalam festival tersebut dan berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak hanya gemar membaca, tetapi juga menulis dan menghasilkan karya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#literasi #generasi muda #peradaban #disperpusip kota magelang #festival