RADARMAGELANG.ID, Magelang—Kasus tawuran terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Wates, Kecamatan Magelang Utara, Senin (9/2/2026) sore.
Sejumlah pelajar yang masih mengenakan seragam putih abu-abu berteriak-teriak sambil membawa senjata tajam.
Mereka menantang kelompok lain.
Para remaja itu berlarian masuk perkampungan.
Kejadian tersebut menarik perhatian warga. Namun tidak ada yang berani membubarkan.
Karena kelompok remaja tersebut membawa celurit.
Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan kejadian tersebut.
Namun saat anggota sampai lokasi kejadian, kelompok remaja tersebut sudah kabur.
“Saat kami sampai TKP, mereka sudah bubar,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (10/2/2026).
Ia mengaku masih mendalami kejadian tawuran tersebut.
Pihaknya sudah mengantongi pelat nomor (nopol) kendaraan yang digunakan para pelaku.
Juga asal sekolah mereka.
“Apabila ada anak sekolah kumpul-kumpul dan mencurigakan, saya berharap masyarakat bisa segera melaporkan ke kami, sebelum adanya kejadian,” harapnya.
Dikri juga mengimbau kejadian serupa tidak dilakukan para pelajar di Kota Magelang.
Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan.
“Kita tunjukkan, pelajar di Magelang ini orang-orang yang pintar dan memiliki adab,” katanya.
Dia juga mengatakan, pihaknya akan selalu berusaha hadir dengan cepat apabila ada laporan.
Apalagi saat ini ada layanan 110 yang bisa dimanfaatkan masyarakat. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto