Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Bacok Korban dengan Bendo Arit, Satu Pemalak di Dekat SMAN 1 Kota Magelang Dibekuk, Satu Buron

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Senin, 26 Januari 2026 | 22:02 WIB
Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana menunjukkan barang bukti bendo arit yang digunakan tersangka saat beraksi.
Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana menunjukkan barang bukti bendo arit yang digunakan tersangka saat beraksi.

RADARMAGELANG.ID, MagelangSatu dari dua pelaku pemalakan dan pembacokan berhasil dibekuk Unit Satreskrim Polres Magelang Kota.

Tersangka berinisial RAP, 23, warga Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.

Sedangkan untuk satu tersangka yang masih diburu alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial AA, 23, warga Kampung Cacaban Barat, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah.

Tersangka disergap Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 20.00 saat sedang berada di area makam Kampung Cacaban.

Selain tersangka, disita barang bukti senjata tajam jenis bendo arit yang disimpan di sekitar area makam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Magelang menyebutkan, aksi pemalakan dan pembacokan itu dilakukan saat malam tahun baru, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 00.15, di jalan pinggir sungai Kali Bening, sebelah selatan Kampung Jambon Wot, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana, sebelum melakukan aksinya, tersangka RAP dan AA lebih dulu pesta minuman keras (miras) di area Makam Cacaban.

Nah, usai pesta miras tersebut, para pelaku kehabisan uang.

“Tersangka AA yang menjadi otak aksi tersebut memiliki ide mencari target orang agar bisa dipalak. Tersangka RAP setuju,” jelas Iwan.

Keduanya lalu berboncengan motor Honda PCX warna merah milik AA dengan tujuan mencari sasaran korban.

Keduanya singgah di salah satu rumah tersangka untuk mengambil bendo arit.

Setibanya di sekitar SMA Negeri 1 Kota Magelang, keduanya melihat sekelompok remaja berjumlah lima orang sedang nongkrong.

AA langsung menghampiri mereka dan melakukan pemalakan dengan meminta uang. Sementara RAP menghadang di depan sepeda motor korban sambil menenteng bendo arit.  

Karena korban menolak memberikan uang, AA menendang salah satu korban hingga tercebur ke sungai.

Korban lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Nahas, ada salah satu korban yang hendak mengambil sepeda motornya, dibacok satu kali mengenai leher. Dalam kondisi terluka, korban berhasil melarikan diri.

“Tersangka RAP dan AA sempat mengejar korban lain, tetapi tidak berhasil. Saat kembali ke lokasi, keduanya sempat melihat korban yang terkena bacokan mau mengambil motor. Melihat itu, RAP kembali melakukan pembacokan sebanyak dua kali mengenai punggung korban,” jelas Iwan.

Setelah melakukan pembacokan, AA merusak dua sepeda motor milik korban dan melemparkannya ke sungai.

Kejadian itu pun dilaporkan korban ke Polres Magelang Kota. Begitu menerima laporan, anggota Satreskrim langsung melakukan penyelidikan.

Hingga pada Kamis (15/1/2026) lalu, keberadaan tersangka RAP berhasil diketahui.

Sekitar pukul 20.00, anggota langsung mengamankan tersangka di area makam Kampung Cacaban.

Sedangkan tersangka AA hingga saat ini masih diburu. “Kita masih melakukan pencarian dengan menerbitkan surat DPO,” ujar Iwan. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#polres magelang kota #Bendo #SMAN 1 Kota Magelang #dpo #palak #arit #bacok #buron #pemalakan