RADARMAGELANG.ID, Magelang - Angin kencang menumbangkan dua pohon pinus di Kebun Raya Gunung Tidar, Kota Magelang, Sabtu, pukul 12.00.
Kedua pohon tersebut tumbang di titik lokasi berbeda.
Satu pohon tumbang di area jalan turun. Pohon tersebut menimpa peziarah berusia 64 tahun, bernama Sri Istantini.
Ia merupakan warga Dusun Meteseh, Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
Dari hasil pemeriksaan medis, Sri Istantini meninggal, karena mengalami luka pada kepala. Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah duka.
Sementara satu pohon lainnya tumbang di area parkiran bawah atau terminal lama.
Pohon yang tumbang jenis pinus, berdiameter 40 centimer dan tinggi 20 meter.
Pohon tersebut menimpa satu unit mobil pikap, gapura, dan satu lapak usaha hingga mengalami kerusakan.
Selain itu empat peziarah ikut menjadi korban luka ringan hingga sedang.
Tiga korban di antaranya berasal dari Dusun Kapasan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kota Kediri.
Mereka adalah Vivian Nadya Gisca, 20; Salsa Putri Nur Amalina, 19; dan Kamaludin, 42.
Satu lainnya merupakan Mafudin, dari Cipanas, Majalengka.
Atas kejadian tersebut, Pj Sekda Kota Magelang Larsita menyampaikan rasa prihatin dan duka.
Pemkot Magelang pun bertanggung jawab. Para korban yang mengalami luka dibawa ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan penanganan dini secara menyeluruh.
"Empat orang yang luka-luka sudah kami upayakan penanganan medis yang optimal, terbaik, untuk memastikan korban tidak menderita luka yang serius.
Dari rekam medis, scan, x-ray, alhamdulillah, tidak ada fraktur, sehingga korban sudah boleh pulang," ujar Larsita.
Selain perawatan medis, Pemkot Magelang juga memberikan tali asih kepada semua korban.
Pemkot juga mengurus klaim asuransi bagi korban meninggal.
Atas kejadian tersebut, Pemkot Magelang akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terkait keselamatan pengunjung.
"Sekiranya ada pohon yang membahayakan an berada di jalan naik maupun turun, akan kita potong," tandasnya.
Kebun Raya Ditutup Sementara
Pemkot Magelang juga menutup sementara Kebun Raya Gunung Tidar.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang Handini Rahayu menerangkan, penutupan ini dilakukan untuk evaluasi dan penanganan pohon-pohon yang membahayakan pengunjung.
"Kita akan tutup sementara. Dan karena ini sedang waktu berziarah, kami akan cepat melakukan penanganan agar tidak mengganggu pengunjung lainnya," imbuh Dini. (put/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo