RADARMAGELANG.ID, Magelang—Universitas Tidar (Untidar) Magelang menyalurkan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera.
Bantuan dihimpun dari sivitas akademika Untidar diserahkan secara resmi oleh Rektor Untidar Prof Dr Sugiyarto kepada Wali Kota Magelang Damar Prasetyono di Ruang VIP Pemerintah Kota Magelang. Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk sinergi dan adab institusional Untidar sebagai bagian dari Kota Magelang.
Penggalangan dana untuk korban banjir bandang di Sumatera ini berangkat dari budaya responsif yang tumbuh di lingkungan Untidar, khususnya dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan. Sivitas akademika Untidar secara gotong royong mengumpulkan donasi sebagai wujud empati dan kepedulian sosial.
Rektor Untidar Magelang Prof Dr Sugiyarto menegaskan, kegiatan ini merupakan refleksi dari nilai kebudayaan yang selama ini dijunjung oleh Untidar. “Intinya, kita perlu terus belajar dan menghidupkan Budaya Tidar. Ketika ada saudara kita yang sedang kesusahan, maka respons kita adalah bergerak bersama, mengumpulkan bantuan, dan menyalurkannya secara bertanggung jawab,” ungkap Prof Sugiyarto.
Dalam proses pengumpulan dana, Untidar berkoordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Untidar sebagai koordinator untuk memastikan tata kelola donasi berjalan secara tertib dan akuntabel. Penggalangan dana dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 1 sampai 10 Desember 2025 berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp 40.207.972.
Lebih lanjut Prof Sugiyarto menyampaikan, penyaluran bantuan melalui Pemerintah Kota Magelang merupakan bentuk kesadaran institusional Untidar sebagai bagian dari Kota Magelang. “Untidar adalah bagian dari Kota Magelang. Karena itu, kami memandang penyerahan bantuan melalui pemerintah kota sebagai adab dan etika kelembagaan, sekaligus untuk memperkuat sinergi antara kampus dan pemerintah daerah,” jelasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto