Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ada Grebeg Gethuk di Alun-Alun Kota Magelang, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya agar Tak Terjebak Kemacetan

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 13 April 2025 | 01:30 WIB
Rute rekayasa lalu lintas di sekitar Alun-alun Kota Magelang pada acara Grebeg Gethuk di Alun-alun, Kota Magelang, Minggu (13/4/2025).
Rute rekayasa lalu lintas di sekitar Alun-alun Kota Magelang pada acara Grebeg Gethuk di Alun-alun, Kota Magelang, Minggu (13/4/2025).

RADARMAGELANG.ID, Magelang –Grebeg Gethuk sebagai rangkaian HUT ke-1119 Kota Magelang pada Minggu (13/4/2025) di Alun-alun Kota Magelang dipastikan menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Polres Magelang Kota akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Alun-alun Kota Magelang

Rekayasa lalu lintas berupa penutupan sejumlah ruas jalan. Seperti, di simpang 4 CPM, simpang tiga Kawatan, simpang tiga Ngesengan, simpang tiga PDAM, simpang tikungan Mandala, dan simpang Bank Jateng.

Pengendara dari arah utara (Jalan A. Yani) CPM akan dibelokkan ke kiri melewati Jalan Majapahit, karena simpang CPM selatan ditutup.

Pengendara arah selatan (Jalan Tentara Pelajar) dilarang lurus ke arah Alun-alun dan akan diarahkan berbelok ke arah kiri melewati Jalan M. Sutopo, karena simpang Ngesengan Utara ditutup.

“Rencananya penutupan arus lalu lintas ini dilakukan mulai pukul 06.00 sampai selesai acara,” jelas Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum kepada Radar Magelang.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan membantu pengamanan gunungan gethuk tersebut. Khususnya sebelum gunungan digrebeg atau direbut ramai-ramai oleh masyarakat.

Prosesi akan diawali dengan penetapan perdikan Mantyasih, di Kampung Mantyasih.

Dilanjutkan penyerahan kekuasaan dari Panca Patih kepada Wali Kota Magelang di Gedung PDAM Kota Magelang.

Grebeg Gethuk akan diwarnai dengan berbagai acara lain. Seperti kirab 17 gunungan palawija, kirab Prasasti Mantyasih, dan sendratari kolosal “Babar Mahardika”.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Magelang Sugeng Priyadi menambahkan, gunungan gethuk yang digrebeg berdiameter 2 meter dan tinggi 2,5 meter. Gunungan berjumlah dua, yang disebut gunungan lanang dan wadon. (rfk/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#HUT ke 1119 kota magelang #rekayasa lalu lintas #alun-alun #grebeg gethuk #Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum