Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

PMI Kota Magelang Mengurus Sertifikat CPOB ke BPOM

Puput Puspitasari • Kamis, 27 Maret 2025 | 02:04 WIB
PMI Kota Magelang siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.
PMI Kota Magelang siap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

RADARMAGELANG.ID, MagelangPalang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di unit donor darah (UDD).

Saat ini pihaknya berupaya mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Upaya ini sebagai bentuk dukungan PMI Kota Magelang terhadap pengembangan industri fraksionasi plasma.

“Memang kami tidak memproduksi obat, tapi kami ada unit donor darah yang notabene darah itu bisa menjadi obat. Maka, kita ingin mendapatkan sertifikat itu agar apa yang kami lakukan sesuai dengan standar aman dan berkualitas,” jelas Ketua PMI Kota Magelang Suko Tri Cahyo kepada Jawa Pos Radar Magelang, Rabu (26/3/2025).

Menurut Suko, komitmen ini akan didukung banyak pihak, termasuk masyarakat.

Karena Kota Magelang memiliki tren positif terhadap minat donor darah.

Buktinya, selama bulan Ramadan, jumlah pendonor tidak surut.

Hal ini mencerminkan bahwa donor darah sudah membudaya di Kota Magelang.  

Pihaknya pun membuka pelayanan sampai pukul 22.00 untuk mengakomodasi keinginan masyarakat berdonor darah. 

“Ini menariknya di Kota Magelang, di bulan Ramadan pendonornya malah meningkat dibanding bulan biasanya. Kalau di hari biasa ada 25-30 pendonor per hari, di bulan puasa ini meningkat sampai 60 pendonor per hari,” tuturnya.

Ia mengapresiasi kerelaan hati para pendonor di bulan puasa.

Karena mereka, stok darah di PMI Kota Magelang tergolong aman, bahkan mencukupi sampai Lebaran.

Sampai dengan saat ini, pihaknya telah melayani 18 rumah sakit di Kota Magelang dan luar kota.

Pihaknya mensuplai kebutuhan darah, baik untuk kegawatdaruratan maupun untuk pasien cuci darah.

“Di luar kota, kita melayani kebutuhan di Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Purworejo, juga Jogjakarta,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya siap melayani masyarakat di momen Lebaran 1446 Hijriah.

Pihaknya membuka posko Lebaran yang dimulai H-7 sampai H+3 Lebaran.

Posko ini beroperasi 24 jam.

Suko menjelaskan, posko PMI berada di Alun-alun Kota Magelang.

Selain di alun-alun, PMI juga menerjunkan personel untuk memperkuat pelayanan di posko-posko yang disediakan Pemkot Magelang, TNI, Polri, dan Dishub.

Total personel yang ditugaskan selama Ramadan dan Lebaran sebanyak 30 orang.  

PMI Kota Magelang telah menyiapkan dua unit mobil ambulans dan dua unit sepeda motor untuk memudahkan jangkauan pelayanan.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahkan selama Ramadan ini sudah banyak membantu warga yang mengalami kegawatdaruratan seperti kecelakaan dan pelayanan cuci darah,” kata Suko.

Selain di posko, pihaknya tetap membuka pelayanan di markas PMI di Jalan Pahlawan.

Ia membagi jam kerja menjadi tiga sif.

“Ada 4 orang per sif, agar lebih siaga dan cepat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pendonor #donor darah #pmi #pmi kota magelang #CPOB BPOM #stok darah