RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang merancang gedung Balai Kota Magelang setinggi 10 lantai.
Gedung tersebut akan dibangun di atas lahan eks Balai Diklat Kepemimpinan, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan di Alun-alun Utara Kota Magelang.
Gedung tersebut akan menjadi gedung nomor dua tertinggi di sekitar alun-alun, jika memang lahan eks Bioskop Magelang Theater (MT) benar-benar akan dibangun gedung 15 lantai.
Kepala DPUPR Kota Magelang MS Kurniawan menjelaskan, berdasarkan rencana tata ruang tata wilayah (RTRW), di sekitar kawasan alun-alun dapat didirikan bangunan bertingkat.
Maksimal 15 lantai.
Sehingga sangat memungkinakan bila balai kota dibangung 10 lantai.
“Ya bisa, karena (di sana) maksimal 15 lantai,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).
Pihaknya sudah punya rencana matang terkait desain bangunan dan tampilan fasad gedung yang megah. Juga mencerminkan kekokohan.
Wawan menjelaskan, gedung Balai Kota Magelang dirancang sebagai representasi Kota Magelang yang secara geografis diapit atau dikelilingi oleh lima gunung (panca arga).
Yakni, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, dan Gunung Andong.
“Panca arga tersebut menjadi gunung utama direpresentasikan pada keempat sisi gedung. Sedangkan Gunung Tidar menjadi pancer atau tengah bangunan,” jelasnya.
Sedangkan tiang putih yang berada di fasad gedung, bawah logo Pemkot Magelang, merupakan representasi sebutan Gunung Tidar sebagai pakuning tanah Jawa.
Baca Juga: Kemenkeu Resmi Hibahkan Balai Diklat Kepemimpinan, segera Dibangun Gedung Balai Kota Magelang
Baca Juga: Ditjen EBTKE Dampingi Manajemen Energi di Gedung Baru Balai Kota Magelang
“Pakuning tanah Jawa yang menjadi timeless simbol Kota Magelang dieksplisitkan pada ikon depan gedung,” terangnya.
Wawan berharap, gaya arsitektur balai kota membuatnya menjadi bangunan ikonik di Kota Magelang. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto