RADARMAGELANG.ID, Magelang—Pemkot Magelang merombak gedung Puskesmas Kerkopan, Magelang Tengah, menjadi gedung lima lantai dengan gaya arsitektur yang lebih megah.
Pembangunan ini baru bisa dilakukan pemkot, setelah pemkot mendapat suntikan dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang kesehatan Rp 10,6 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang dr Istikomah menjelaskan, gedung Puskesmas Kerkopan yang sebelumnya dinilai sudah tidak representatif untuk pelayanan primer.
Selain usia bangunan yang sudah lama, Puskesmas Kerkopan memiliki lebih dari 10 ribu pasien BPJS Kesehatan yang terdaftar di puskesmas ini.
“Kita ingin upgrade di pemenuhan standar bangunan, sarana prasarananya, sehingga bisa lebih representatif dan akomodatif untuk pelayanan puskesmas terutama di era transformasi pelayanan primer,” terang Isti—sapaan akrabnya.
Gedung ini ditargetkan selesai pada 18 Desember.
Dan bisa beroperasional tahun depan.
“Tapi ada percepatan akselerasi, deviasinya positif, sehingga diperkirakan akhir November ini sudah selesai,” terangnya.
Bangunan baru Puskesmas Kerkopan juga didesain memenuhi ketentuan integrasi layanan primer.
Di mana harus memiliki lima klaster pelayanan, meliputi klaster administrasi manajemen, klaster kesehatan ibu dan anak, klaster dewasa dan lansia, klaster pencegahan dan pengendalian penyakit, serta klaster penunjang seperti farmasi, laboratorium, dan lainnya.
“Kalau dulu masyarakat melihat Puskesmas Kerkopan paling kecil, parkirannya sempit, ruangannya terbatas, mungkin setelah adanya pembangunan ini menjadi lebih akomodatif,” terangnya.
Tahun depan, pihaknya akan melaksanakan program peningkatan fasilitas RSUD Budi Rahayu. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto