Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Museum Jenderal Sudirman di Kota Magelang Pernah Menjadi Kediaman Sebulan Sang Jenderal Selama Sakit

Magang Radar Magelang • Sabtu, 9 November 2024 | 20:37 WIB
Museum Sudirman di Kota Magelang terdapat benda-benda peninggalan Jenderal Sudirman.
Museum Sudirman di Kota Magelang terdapat benda-benda peninggalan Jenderal Sudirman.

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Di Kota Magelang, ada dua museum pahlawan nasional: Museum Jenderal Sudirman dan Museum Pengabdian Pangeran Diponegoro.

Museum itu menyimpan benda-benda yang menjadi saksi bisu perjuangan para tokoh besar tersebut melawan penjajah.

 Sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Sudirman berhasil memimpin perang gerilya meski kesehatannya menurun. Ia berhasil memaksa Belanda untuk duduk di meja perundingan.

Salah satu kemenangan bersejarahnya adalah mengusir sekutu dari Ambarawa dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Museum Jenderal Sudirman di Jl. Ade Irma Suryani No.C7, Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang didirikan untuk mendedikasikan perjuangannya.

Museum ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Menurut Muhammad Ardani, staf pengelola museum, Jenderal Sudirman pernah tinggal di rumah yang saat ini menjadi museum tersebut, selama satu bulan.

Replika jubah Jenderal Sudirman.
Replika jubah Jenderal Sudirman.

Setelah ia memimpin pertempuran gerilya menghadapi agresi militer kedua.

Di rumah ini pula, ia berjuang melawan penyakit yang akhirnya merenggut nyawanya pada 29 Januari 1950.

"Setelah pulang dari gerilya beliau rawat jalan di Magelang. Sampai akhirnya penyakit mengalahkan beliau dan meninggal di sini," tuturnya.

Museum Sudirman berdiri pada 27 Februari 1975. Di dalam museum ini menyimpan berbagai koleksi peninggalan Jenderal Sudirman.

Beberapa barang asli milik sang jenderal, seperti meja kursi tamu, tempat tidur, dan meja pemandian jenazah, masih terawat baik.

Selain barang-barang asli, terdapat juga replika tandu yang dulu digunakan dalam perang gerilya, serta replika jubah Jenderal Sudirman.

Museum ini dikunjungi masyarakat baik dari dalam dan luar Magelang. Rata-rata 300 hingga 400 pengunjung per bulan.

Meja pemandian jenazah Jenderal Sudirman.
Meja pemandian jenazah Jenderal Sudirman.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Museum Sudirman mengadakan acara tahunan "Event Sudirman".

Acara ini digelar untuk mengenang jasa Jenderal Sudirman sekaligus sebagai penghormatan bagi para pahlawan bangsa yang telah gugur.

Di museum ini juga diadakan doa bersama sebagai bentuk rasa hormat dan syukur atas perjuangan para pahlawan.

Muhammad Ardani berharap museum ini dapat menjadi media untuk mengenang perjuangan Jenderal Sudirman dan pahlawan lainnya.

“Sudah seharusnya kita mengenang dan menghormati pendahulu kita, termasuk dengan mengunjungi museum,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, dengan adanya museum ini bisa menggambarkan tentang perjuangan seorang Sudirman dan pahlawan yang lain. (laili febrianti/rosalia salma azzahra/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Museum Jenderal Sudirman #replika tandu #10 November #hari pahlawan #bersejarah #kediaman #Kota Magelang