RADARMAGELANG.ID– Anda yang akan memasuki masa pensiun, perlu merencanakan tempat tinggal untuk menghabiskan masa tua.
Tentu setiap orang memiliki kriteria tersendiri ketika memutuskan untuk tinggal dan menempati suatu daerah.
Ada yang memilih kembali ke kampung halaman.
Ada yang memilih tinggal dekat dengan rumah anak dan cucunya.
Ada juga yang memilih tinggal di kota yang dinilai nyaman untuk menghabiskan masa tua.
Di Indonesia, punya banyak kota yang menawarkan kualitas hidup baik bagi penduduk dan pengunjungnya.
Bahkan beberapa kota di Indonesia mendapat predikat sebagai kota ternyaman yang layak huni dan cocok dijadikan pilihan tinggal di masa tua.
Berdasarkan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), setidaknya ada 10 kota di Indonesia yang masuk dalam daftar kota paling nyaman ditinggali.
IAP itu sendiri melakukan penilaian berdasarkan beberapa indikator seperti keamanan, keselamatan, kebersihan, transportasi umum, fasilitas umum, dan pengelolaan lingkungan.
Ikatan Ahli Perencanaan merilis laporan Indonesia Most Livable City Index (MLCI) yang di dalamnya memuat indeks kelayakan huni kota-kota di Indonesia berdasarkan persepsi warga kota.
Bahkan MLCI ini disebut sebagai penelitian satu-satunya yang ada di Indonesia yang mengukur tingkat kepuasan dari masyarakat terhadap kota tempat tinggalnya.
Dari daftar 10 kota ternyaman di Indonesia, Kota Magelang masuk di urutan keempat Kota Ternyaman.
Kota Solo berada di urutan pertama melampaui Kota Jogjakarta di urutan ketiga.
Lebih lengkapnya, berikut ini 10 kota ternyaman di Indonesia yang cocok ditinggali di masa tua berdasarkan MLCI IAP yang dikutip Radarmagelang.id.
- Kota Solo Skor : 77,1
- Kota Jogjakarta Skor : 75,3
- Kota Cirebon Skor : 74,4
- Kota Magelang Skor : 73,4
- Kota Semarang Skor : 73,4
- Kota Kediri Skor : 72,5
- Kota Mataram Skor : 72,2
- Kota Pangkal Pinang Skor : 72,1
- Kota Samarinda Skor : 71,8
- Kota Banjarmasin Skor : 71,7
Nah, itu 10 kota ternyaman di Indonesia yang cocok jadi pilihan tinggal di masa tua Anda. (*/aro)
Sumber: iapindonesia.org
Editor : H. Arif Riyanto