Saat kita lagi sibuk nyari bahan di dapur, kemudian terpikirkan entah mengapa tomat dan kentang sering nongol berbarengan.
Yang satu tumbuh menjulang di atas tanah, dengan warna buahnya yang cerah dan juicy, sementara yang satu lagi tumbuh di bawah tanah dengan bentuknya yang bulat dan keras. Memang terlihat tidak ada hubungannya sama sekali, kan?
Tapi siapa yang menyangka ternyata secara ilmiah, tomat dan kentang itu masih satu keluarga!
Keduanya merupakan keluarga Solanaceae, atau yang biasa disebut juga keluarga nightshade. Keluarga ini mempunyai lebih dari 2.700 spesies tanaman, mulai dari yang bisa kita makan, yang bikin pedas, sampai ada juga yang beracun.
Dari Amerika Selatan ke Meja Makan Kita
Dalam penelitian Royal Botanic Gardens, Kew (2024) dan data Smithsonia Institution, asal tomat (Solanum lycopersicum) dan kentang (Solanum tuberosum), keduanya dari Amerika Selatan.
Suku Aztec yang pertama kali membudayakan tomat di wilayah Meksiko pada sekitar 700 SM, sedangkan kentang berasal dari pegunungan Andes di Peru. Keduanya ini lalu dibawa ke Eropa oleh penjelajah Spanyol di abad ke-16 dan menjadi dua bahan makanan yang sangat populer di dunia.
Keluarga Nightshade: Dari yang Pedas, Manis, Sampai Beracun
Selain tomat dan kentang, keluarga Solanaceae ini mempunyai banyak anggota lain yang kamu kenal dengan baik, yaitu cabai, terong dan paprika. Ketiganya memiliki ciri khas yang sama yaitu ketika berbunga berbentuk bintang yang mengandung senyawa alami bernama alkaloid, fungsinya untuk melindungi tanaman dari serangga.
Tetapi, meski banyak dari keluarga ini bisa kita konsumsi, ternyata tidak semua anggota dalam keluarga ini aman untuk dimakan. Ada juga si sepupu yang nakal seperti belladona dan mandrake, yang mengandung racun kuat di dalamnya.
Faktanya lagi pada tanaman kentang menghasilkan buah yang mirip dengan tomat, namun kita tidak boleh memakannya karena ia beracun.
Jadi meskipun dari keluarga yang sama, sifat masing-masingnya sapat sangat jauh berbeda, mirip ya sama manusia? Ada yang kalem, ada juga yang unik dan ekstrem!
Manfaat Tomat untuk Tubuh
Selain rasanya yang enak dan segar, tomat punya banyak manfat kesehatan lho! Seperti berikut ini:
- Kaya akan vitamin C dan antioksidan likopen, yang membantu menjaga kulit kita agar tetap cerah dan sehat.
- Dapat membantu dalam menurunkan resiko penyakit jantung dan kanker.
- Kandungan airnya yang tinggi dapat membantu menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi.
- Likopen pada tomat juga ternyata bisa melindungi kulot dari evek buruk sinar UV!
Jadi, jangan heran ya kalau kamu banyak menemuiproduk skincare yang memasukkan ekstrak tomat sebagai bahan alami setelah mengetahui manfaatnya ini.
Manfaat Kentang untuk Energi dan Kesehatan
Kentang ini juga bukan sekadar teman gorengan. Umbi satu ini ternyata punya segudang manfaat:
- Sumber karbohidrat kompleks yang memberi energi tahan lama.
- Mengandung vitamin B6 dan kalium yang baik untuk fungsi otot dan saraf.
- Seratnya dapat membantu pencernaan dan menjaga rasa kenyang yang lama.
- Kentang juga mengandung zat besi dan magnesium yang penting untuk metabolisme tubuh.
Cuma perlu untuk diingat, manfaat yang kita dapatkan akan jauh lebih maksimal kalau tidak digoreng berlebihan ya!
Satu Akar, Dua Dunia
Kalau kita pikir-pikir mengenai hubungan antara tomat dan kentang, rasanya seperti metafora kehidupan. Keduanya tumbuh dalam akar yang sama, namun berkembang dengan caranya masing-masing yang berbeda.
Yang satu memilih untuk melihat sinar matahari, sedangkan yang satu lagi memilih mengendap gelap di bawah tanah, namun keduanya ini sama-sama memberi manfaat yang besar buat manusia.
Jadi, lain kali saat kamu sedang makan kentang goreng ditemani saus tomat, bisa kamu ingat, kalau kamu sedang menikmati dua sepupu jauh yang berasal dari keluarga besar yang sama. (mg8)
Editor : H. Arif Riyanto