RADARMAGELANG.ID – Kucing adalah hewan yang senang sekali bermain.
Kucing yang sehat senang sekali aktif bergerak, memanjat dan melompat di atap rumah, di pohon atau tempat tempat yang tinggi.
Hal tersebut seringkali membuat kucing terluka saat terjatuh dari atap atau tempat tempat yang tinggi saat bermain.
Di luar rumah kucing sering kali bermain atau bahkan berkelahi dengan sesama kucing.
Tidak jarang kucing mendapatkan sebuah luka yang entah didapatkannya dari berkelahi atau disakiti oleh manusia.
Terlebih lagi kucing jantan, dia sering kali berkelahi dengan kucing lainnya untuk memperebutkan wilayah, kucing betina, dan makanan.
Jika terdapat luka pada kucing, tentu saja mempengaruhi tampilannya.
Bisa saja luka dapat menimbulkan infeksi yang dapat mengganggu kesehatan kucing.
Luka pada kucing tentu saja tidak boleh asal penanganannya.
Kucing dapat merasakan ketidaknyamanan apabila tindakan yang kita lakukan salah atau menambahkan rasa sakit yang dirasakan kucing.
Lantas bagaimana cara mengobati luka pada kucing agar tidak menyebabkan infeksi? Yuk simak cara selengkapnya!
- Hentikan pendarahan pada kucing
Langkah ini dilakukan dengan cara menekan atau menahan sumber luka yang mengeluarkan darah menggunakan kasa steril selama kurang lebih 5 – 10 menit.
Jika dirasa luka cukup besar atau dalam dan tidak memungkinkan untuk diatasi di rumah, bawalah kucingmu untuk pemeriksaan lebih lengkap ke dokter hewan.
- Membersihkan area luka
Luka pada kucing biasanya terdapat kotoran seperti tanah, debu, atau bulu yang menempel.
Luka perlu dibersihkan menggunakan cairan antiseptic seperti povidone-iodine yang dapat membersihkan bakteri dan kuman yang menempel pada luka.
Jangan menggunakan alkohol 70% karena dapat menginfeksi kulit.
- Menyingkirkan bulu disekitar luka
Gunting atau cukur bulu yang menghalangi luka.
Tindakan ini bertujuan untuk mencegah timbulnya infeksi yang diakibatkan bakteri.
Selain itu mencukur bulu juga memudahkan kamu untuk memberikan obat untuk membantu pemulihan pada luka kucing.
- Pemberian obat dan antibiotik pada luka
Memberikan antibiotik pada ruas luka kucing setelah luka steril dan bersih.
Pemberian obat seperti salep dilakukan untuk mempercepat penyembuhan pada kucing.
Konsultasikan pada dokter hewan mengenai jenis salep dan dosis yang dapat diberikan untuk luka kucing.
- Penutupan pada luka
Penutupan pada luka dapat dilakukan menggunakan kasa dan perban.
Apabila luka tidak memungkinkan untuk ditutup menggunakan perban, sebaiknya jangan dilakukan.
Konsultasikan kucing pada dokter hewan agar mendapatkan penanganan yang tepat.
- Mencegah kucing menjilat luka
Kucing biasanya suka sekali menjilati bulunya, tidak terkecuali lukanya.
Dia akan senang sekali menjilat atau bahkan menggigit lukanya.
Terutama saat luka sudah mulai kering, karena rasa gatal dan tidak nyaman yang timbul.
Untuk mencegah kucing menggigit lukanya cukup gunakkan corong leher atau elizabethan collar.
Nah sudah paham bagaimana cara mengatasi luka pada kucing dengan benar?
Itu tadi cara untuk mengatasi luka pada kucing semoga bermanfaat. (mg23/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo