RADARMAGELANG.ID, Magelang – Anggrek adalah tanaman hias yang memiliki penggemar khusus. Keindahan bunganya membuat pecinta anggrek tergila-gila.
Banyak jenis anggrek. Ada dendrobium, anggrek bulan atau phalaenopsis amabilis dan vanda.
Kesemuanya memiliki ciri khas tersendiri, namun semuanya indah. Anggrek vanda baik yang spesies maupun hybrid memiliki ciri batang bundar, panjang, dan kokoh.
Lebar daunnya yang kurang lebih berukuran 3 cm dengan panjang hingga 45 cm. Bentuk daunnya seperti pita dan sedikit melengkung.
Anggrek vanda dapat hidup bahkan tumbuh subur tanpa media.
Hanya ditopang pot untuk menegakkan batangnya. Bagi Anda yang ingin menanam anggrek vanda, perlu diperhatikan lingkungan tempatnya tumbuh.
Sebab, bila asal menanam, dan akhirnya mati, tentu akan mengecewakan. Sebelum menanam vanda perhatikan tiga hal di bawah ini.
- Sinar Matahari
Letakkan tanaman vanda di bawah pohon pelindung agar tidak terkena sinar matahari langsung. Bila tidak tahan, daun vanda akan terbakar.
Maka untuk menghindari itu, taruh vanda di tempat teduh namun masih terkena sinar matari di sela-sela dedaunan.
- Kelembaban Lingkungan
Anggrek vanda memerlukan kelembaban berkisar 70– 80 persen. Vanda diletakkan di bawah pohon peneduh dan tetap harus ada hembusan angin.
Karena anggrek jenis ini tidak memiliki umbi semu, sehingga hanya menyimpan sedikit air.
- Penyiraman
Anggrek vanda dapat hidup tanpa media tanam. Batangnya ditopang dengan pot, sementara akarnya akan menjuntai ke bawah bila tanaman ini digantung.
Karena memerlukan kelembaban, setiap hari harus disiram air.
Bila menggunakan media, vanda bisa ditempelkan di media kulit kayu atau di papan pakis. Dengan menempel di media, kelembaban akan terjaga.
- Pemupukan
Seperti halnya tanaman lain, vanda juga perlu dipupuk agar subur. Vitamin B perlu disemprotkan saat vanda mulai ditanam.
Vitamin B bisa mengatasi stres tanaman ketika dipindahkan dari toko anggrek ke rumah.
Setelah itu bisa rutin disemprot pupuk penumbuh daun, akar dan bunga.
- Cegah dari hama
Sebaiknya vanda diperiksa setiap hari untuk mengecek kondisinya.
Bisa jadi vanda memerlukan air lebih banyak, atau ada hama yang menyerang.
Dengan dipantau sesering mungkin, kita akan tahu perkembangannya dan bila ada masalah dapat segera diatasi.
Misalnya ada bercak hitam di daunnya atau terlihat berkerut-kerut karena dehidrasi.
Demikian, beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menanam anggrek jenis vanda.
Bila nanti anggrek tumbuh subur dan berbunga, kita pasti puas.
Dengan memperhatikan faktor-faktor lingkungan itu anggrek akan cepat berbunga. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo