RADARMAGELANG.ID—Rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan.
Biasanya, peradangan dan pembengkakan yang terjadi bisa menimbulkan nyeri hebat dan bahkan membuat sendi kehilangan fungsi gerak.
Rematik sering kali sangat mengganggu aktivitas harian.
Sehingga harus segera diobati.
Mengutip Medicine Net, rematik paling sering menyerang sendi, kulit, mata, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah.
Kondisi ini termasuk gangguan autoimun, di mana sel darah putih tubuh menyerang jaringan sehat.
Rematik adalah penyakit progresif seumur hidup dengan banyak serangan yang bisa kambuh dengan kondisi lebih parah (flare up).
Sejumlah herbal maupun rempah dapat menjadi obat alami untuk mengatasi rematik.
Namun, tidak ada obat apapun yang bisa untuk menyembuhkan penuh kondisi rematik Anda.
Jika ada sifatnya membantu untuk: memperlambat perkembangan gangguan sendi dan tulang, mencegah kecacatan tulang dan sendi, mengurangi gejala dan kekambuhan
Sampai sekarang, belum ada obat yang diketahui ampuh untuk menyembuhkan rematik secara utuh.
Pola hidup sehat dan obat pereda nyeri umumnya menjadi rekomendasi dokter untuk meredakan kondisi tersebut.
Selain itu, tak sedikit orang memanfaatkan obat rematik alami yang memiliki khasiat antiradang untuk membantu meredakan peradangan dan gejala rematik.
Berikut ini adalah sederet obat rematik berbahan alami yang bisa Anda gunakan:
- Kunyit dan Lada Hitam
Bumbu dapur berwarna kuning ini diduga bisa dimanfaatkan sebagai obat rematik alami.
Ini berkat kandungan kurkumin di dalam kunyit yang memiliki sifat antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antijamur.
Sayangnya, kurkumin tidak begitu mudah diserap oleh tubuh.
Untuk bisa diserap dengan maksimal, kunyit membutuhkan peran lada hitam yang mengandung senyawa aktif piperin.
Piperin diduga mampu mengurangi rasa mual, sakit kepala, gangguan pencernaan, dan bersifat antiinflamasi.
Perpaduan antara kunyit dan sedikit lada hitam dipercaya bisa menjadi obat rematik alami untuk melawan peradangan dan meredakan rasa nyeri pada sendi.
- Jahe
Jahe merupakan salah satu rempah yang diyakini memiliki sifat antiradang karena kandungan gingerol-nya.
Tanaman herbal ini juga terkenal akan manfaatnya untuk meredakan mual yang kerap dialami ibu hamil pada trimester pertama.
Tak hanya itu, berbagai penelitian juga menunjukkan manfaat jahe sebagai obat rematik alami.
Bahkan, jahe juga diduga dapat mencegah terjadinya kerusakan tulang akibat penyakit rematik, seperti rheumatoid arthritis.
- Teh Hijau
Teh hijau kaya akan antioksidan polifenol yang diketahui mampu meredakan peradangan dan nyeri sendi yang disebabkan oleh rematik.
Teh hijau banyak dijual di pasaran dan tergolong sangat mudah untuk dikonsumsi.
Hal ini membuat teh hijau semakin ideal untuk dimanfaatkan sebagai obat rematik alami.
- Bawang Putih
Tak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, bawang putih juga dipercaya mampu menghambat produksi sitokin yang menjadi pemicu terjadinya peradangan di dalam tubuh.
Ini membuat bawang putih diduga dapat dimanfaatkan sebagai obat rematik alami, misalnya pada rheumatoid arthritis atau osteoarthritis.
- Kayu Manis
Beberapa penelitian menunjukkan manfaat kayu manis dalam mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan sendi pada penderita rematik rheumatoid arthritis, jika dikonsumsi secara teratur setiap hari.
Ini berkat kandungan antioksidan di dalam kayu manis yang diduga mampu menghambat kerusakan sel akibat efek radikal bebas dan meredakan peradangan di dalam tubuh.
- Lidah Buaya
Mengutip Healthline, lidah buaya adalah salah satu herbal yang paling umum digunakan dalam pengobatan alternatif.
Obat herbal ini tersedia dalam berbagai bentuk, meliputi pil, bubuk, gel, dan sebagai daun.
Dikenal karena sifat penyembuhannya, lidah buaya populer untuk mengobati lecet kulit kecil, seperti terbakar sinar matahari.
Selain itu, dapat menjadi obat alami untuk mengatasi rematik dengan membantu meringankan gejala nyeri sendi.
Sebab, lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi serta efek gastrointestinal negatif yang biasa ditemukan dalam obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yang digunakan untuk nyeri radang sendi.
Anda dapat mengoleskan gel langsung ke kulit.
Namun, beberapa peneliti menyarankan untuk menggunakan lidah buaya sebagai obat oral untuk meringankan radang sendi kronis.
Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan bahwa perawatan ini bermanfaat.
NCCIH mencatat bahwa penggunaan lidah buaya cenderung aman, tetapi beberapa orang memiliki efek samping ketika mereka meminumnya.
Efek samping tersebut meliputi menurunkan kadar glukosa dan bisa mengganggu keefektifan beberapa obat diabetes.
- Boswellia
Mengutip Healthline, boswellia serrata atau dikenal sebagai kemenyan merupakan tanaman dari India yang memiliki sifat anti-inflamasi.
Menurut studi yang ditinjau pada 2011, efek anti-inflasmasi dari kemenyan dapat menjadi obat alami untuk mengatasi rematik, asam urat, dan osteoarthritis.
Hasil dari percobaan pada manusia menunjukkan bahwa kapsul kemenyan dapat membantu mengurangi rasa nyeri, kekakuan, serta memperbaiki fungsi sendi pada penderita osteoarthritis.
Namun, percobaan tersebut adalah studi kecil yang masih memerlukan lebih banyak penelitian lebih lanjut.
Dosis aman kemenyan hingga 1 gram sehari, dosis tinggi dapat memengaruhi hati.
- Cakar Kucing
Mengutip Healthline, cakar kucing adalah ramuan anti-inflamasi lain yang dapat mengurangi pembengkakan pada rematik.
Cakar kucing merupakan tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan kulit kayu dan akar pohonnya sebagai obat alami untuk mengatasi rematik.
Sebab, memiliki sifat anti-inflamasi dan bisa meningkatkan sistem imun tubuh.
Sebuah penelitian kecil pada 2002 menunjukkan bahwa tanaman cakar kucing terbukti efektif dalam mengurangi pembengkakan sendi lebih dari 50 persen pada 40 orang penderita rematik.
Namun, kemungkinan ada efek samping sebagai berikut:
- Mual dan pusing
- Tekanan darah rendah
- Sakit kepala
Anda tidak boleh menggunakan ramuan cakar kucing ini, jika Anda:
- Pengguna obat pengencer darah
- Mengkonsumsi obat yang menekan sistem imun tubuh
- Menderita tuberkulosis
- Minyak Kayu Putih
Mengutip Healthline, kayu putih (eucalyptus) adalah obat yang digunakan orang untuk berbagai kondisi.
Ekstrak daun eucalyptus ditampilkan dalam pengobatan topikal untuk mengobati nyeri radang sendi.
Daun tanaman kayu putih mengandung tanin, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri yang berhubungan dengan radang sendi.
Beberapa orang menindaklanjuti dengan bantalan panas untuk memaksimalkan efeknya.
Aromaterapi kayu putih dapat menjadi obat alami untuk mengatasi rematik dengan membantu meringankan gejalanya.
Cara menggunakannya adalah dengan mengencerkan minyak esensial ini dengan minyak pembawa sebelum diaplikasikan pada area rematik Anda.
Disarankan menggunakan 15 tetes minyak dengan 2 sendok makan minyak pembawa, seperti miyak kelapa, minyak zaitun, minyak jojoba, atau lainnya.
- Pohon Anggur Dewa Petir
Mengutip Healthline, pohon anggur dewa petir atau dikenal sebagai Lei Gong Teng (Tripterygium wilfordii) adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan China, Jepang, dan Korea.
Herbal ini bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan aktivitas imun yang berlebihan.
Sehingga, Lei Gong Teng cocok menjadi obat alami untuk mengatasi rematik dan penyakit autoimun lainnya.
Anda dapat mengonsumsinya:
- Secara oral sebagai suplemen makanan
- Obat topikal dengan mengoleskannya langsung ke kulit.
Namun, obat ini dapat memiliki efek negatif yang sangat serius, seperti:
- Masalah pencernaan
- Infeksi pernafasan
- Rambut rontok
- Sakit kepala
- Ruam kulit
- Perubahan menstruasi
- Perubahan sperma yang bisa mengurangi kesuburan pada pria
- Setelah 5 tahun atau lebih penggunaan, mungkin ada pengurangan kepadatan tulang
Banyak obat dapat berinteraksi dengan obat herbal ini, terutama yang biasa digunakan untuk rematik dan penyakit autoimun lainnya. Ekstrak dari bagian tertentu tanaman ini justru bersifat racun.
Anda harus berhati-hati jika ingin menggunakan tanaman ini sebagai obat alami untuk mengatasi rematik.
- Kulit Pohon Willow
Mengutip Healthline, pohon willow atau dikenal sebagai dedalu adalah tanaman obat kuno yang digunakan kulitnya untuk mengatasi rasa nyeri dan peradangan.
Anda dapat menggunakannya sebagai obat alami untuk mengatasi rematik, yang bisa dikonsumsi dalam bentuk teh atau tablet.
Beberapa riset menyebutkan obat herbal ini dapat membantu meringankan nyeri sendi yang berhubungan dengan osteoarthritis dan rematik.
Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian dan mungkin tidak aman untuk sebagian orang.
Terdapat efek samping yang umum terjadi, seperti:
- Sakit perut
- Tekanan darah tinggi
- Reaksi alergi, terutama jika Anda memiliki alergi terhadap aspirin
- Sakit maag dan pendarahan dalam kasus overdosis Anda harus bertanya kepada dokter sebelum menggunakan kulit pohon willow, terutama jika Anda pengguna obat pengencer darah atau menderita sakit maag.
Jangan meminum obat herbal ini, jika Anda alergi terhadap aspirin.
Berbagai bahan herbal di atas memang dipercaya berkhasiat untuk meredakan gejala penyakit rematik.
Namun, efektivitas dan tingkat keamanan berbagai bahan tersebut sebagai obat rematik alami masih perlu diteliti lebih lanjut.
Tak hanya dengan mengonsumsi obat rematik alami, Anda juga bisa menerapkan pola hidup sehat dan mencoba kompres hangat atau kompres dingin selama 15 menit setiap 30 menit untuk meredakan gejala rematik.
Meski berbagai obat rematik alami di atas tergolong aman, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencobanya, apalagi bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan atau memiliki kondisi medis tertentu. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto