RADARMAGELANG.ID—Sejak dahulu, manggis memang sudah populer dengan keeksotisan bentuk dan keunikan rasa buahnya.
Namun belum sampai menyentuh manfaatnya.
Jika kita lihat kandungan gizinya, manggis tidak kalah bersaing dengan buah populer seperti jeruk dan apel.
Berikut ini adalah kandungan gizi buah manggis dalam 1 mangkuk (setara 196 gram):Kalori: 143 kalori, Karbohidrat: 35 gram, Serat: 3,5 gram, Lemak: 1 gram, Protein: 1 gram, Vitamin C: 9 persen dari jumlah kebutuhan vitamin C harian, Vitamin B9 (asam folat): 15 persen dari jumlah kebutuhan asam folat harian, Vitamin B1 (tiamin): 7 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B1 harian, dan Vitamin B2 (riboflavin): 6 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B2 harian
Selain itu, Mangan: 10 persen dari jumlah kebutuhan mangan harian, Tembaga: 7 persen dari jumlah kebutuhan tembaga harian, dan Magnesium: 6 persen dari jumlah kebutuhan magnesium harian.
Vitamin dan mineral dalam manggis di antaranya penting untuk mempertahankan banyak fungsi tubuh, termasuk produksi DNA, kontraksi otot, penyembuhan luka, imunitas, dan pensinyalan saraf.
Selain itu, satu cangkir (196 gram) buah manggis memiliki nama latin Garcinia Mangostana ini menyediakan hampir 14 persen dari jumlah kebutuhan serat harian yang baik untuk tubuh.
Buah manggis juga termasuk makanan sehat rendah kalori.
Buah yang memiliki nama latin Garcinia Mangostana ini banyak disukai masyarakat Indonesia.
Sebelum dikonsumsi, kulit manggis yang berwarna kemerahan harus dikupas terlebih dahulu.
Kulit manggis yang sering terbuang begitu saja ini dinilai mengandung segudang manfaat.
Kulit manggis bisa diolah dengan cara, seperti dibuat jus, dijadikan bahan olahan teh hingga diekstrak dan dikemas dalam bentuk tablet.
Melansir dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, kulit manggis sering digunakan dalam pengobatan tradisional di Asia Tenggara untuk mengobati infeksi kulit, luka, dan diare. Selain masalah kesehatan tersebut, kulit manggis digadang-gadang mampu mencegah penyakit kanker.
Kulit manggis mengandung senyawa yang efektif melawan infeksi bakteri dan jamur serta dapat mengurangi peradangan.
Kandungan antioksidan dalam manggis diyakini mampu memungut radikal bebas yang dapat mengembangkan sel kanker.
Selain kanker, antioksidan dalam kulit manggis mampu mencegah kerusakan oleh low density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat.
Seperti yang diketahui bahwa kolesterol jahat adalah pemicu utama terjadinya penyakit kanker.
Penelitian yang diterbitkan dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health mengungkapkan kulit manggis memiliki efek antioksidan, antiinflamasi, dan antiproliferatif terhadap sel kanker.
Xanthones yang terkandung dalam buah manggis berperan dalam efek tersebut. Meski
begitu, penelitian ini belum dipelajari pada manusia dan baru sebatas penelitian in vitro dan pada hewan.
Walaupun bukti klinis dari kulit manggis masih sangat sedikit, banyak produk kulit manggis yang telah dipasarkan untuk pengidap kanker sebagai suplemen makanan.
Pengidap kanker sebaiknya perlu berhati-hati sebelum mengkonsumsi produk manggis karena buah ini berpotensi berinteraksi dengan perawatan kanker dan juga mempengaruhi kadar gula darah.
Meskipun produk olahan manggis dan kulit manggis sudah banyak beredar di pasaran dan banyak ahli yang sudah mengklaim manfaatnya, Anda perlu berhati-hati sebelum mengonsumsinya dan tanyakan keamanannya terlebih dahulu kepada dokter atau ahli kesehatan.
Beberapa penelitian manggis untuk kesehatan tubuh sebenarnya belum diketahui secara pasti khasiat dan cara kerjanya.
Dengan kata lain, manfaat atau khasiat kulit manggis masih perlu diteliti lebih mendalam.
Adapun cara mengolah kulit manggis untuk bisa dikonsumsi sebagai berikut:
- Sebelum diolah, Anda harus membersihkan kulitnya terlebih dulu dengan mencuci menggunakan air yang mengalir.
- Potong kulit menjadi bagian kecil.
Setelah dicuci bersih, potong kulit menjadi bagian kecil.
Tujuannya agar kulit mudah diolah.
- Selanjutnya dikukus selama 3-5 menit saja.
Tujuannya agar getah di kulit benar-benar hilang.
- Setelah dikukus, Anda bisa menghaluskan per 100 gram kulit manggis yang sudah dicampur dengan 800 mililiter air dengan blender.
- Langkah terakhir adalah merebus hingga matang.
Jika dirasa terlalu pahit, Anda bisa menambahkan sedikit gula.
Penambahan gula tidak disarankan pada pengidap kondisi medis tertentu seperti diabetes. Jika ingin menambahkan gula, Anda bisa memilih gula yang lebih sehat, seperti gula kelapa dan sugar brown. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto