RADARMAGELANG.ID—Setiap organ yang ada di dalam tubuh memang memiliki peran dan fungsi yang penting.
Jika ada salah satu organ yang rusak, maka tentu akan ikut mempengaruhi kondisi dan kerja organ lainnya.
Salah satu organ yang memiliki fungsi penting ialah ginjal.
Kita tentunya sudah tidak asing dengan penyakit gagal ginjal atau penyakit lain yang menyerang ginjal.
Untuk menghindari penyakit tersebut, maka kita perlu rutin melakukan tes kadar ureum.
Lalu apa sih tes kadar ureum itu?
Tes kadar ureum memiliki peran penting untuk memberikan informasi mengenai seberapa baik kondisi dari kesehatan ginjal serta hati.
Tes ureum ini akan mengukur jumlah dari nitrogen urea yang ada pada darah.
Urea adalah zat sisa yang terbentuk sebagai hasil pemecahan protein dan asam amino yang ada di hati.
Kadar urea yang tinggi dapat mengganggu fungsi ginjal.
Karena ginjal berperan penting dalam menyaring urea dalam tubuh.
Kemudian urea dikeluarkan melalui urine.
Kadar urea yang tinggi dapat menyebabkan gagal ginjal.
Jumlah normal urea pada wanita adalah 6-21 mg / dl, dan pada pria-8-24 mg / dl.
Sedangkan kadar urea normal pada anak-anak adalah 7-20 mg / dl.
Kadar urea yang tinggi dapat diukur dengan menggunakan tes nitrogen urea darah (BUN).
Alasan tingginya kandungan urea secara umum adalah karena kurang terkontrol oleh pola makan.
Makan makanan dengan kandungan protein dan lemak yang sangat tinggi meningkatkan kadar urea dan memicu komplikasi penyakit.
Makanan berikut ini yang menyebabkan kandungan urea tinggi dan risiko penyakit ginjal, seperti dilansir dari beberapa sumber:
- Daging merah
Daging merah merupakan makanan dengan kandungan protein yang tinggi.
Makan terlalu banyak daging merah dapat meningkatkan kadar urea dalam tubuh.
Kandungan protein hewani dalam daging sangat tinggi, yang juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
- Makanan olahan gandum
Makanan yang terbuat dari gandum olahan dapat menyebabkan kadar urea yang tinggi, yang meningkatkan risiko gagal ginjal dan komplikasi penyakit.
Karena produk olahan dari gandum kaya akan fosfor dan kalium.
Lebih baik kurangi konsumsi makanan yang terbuat dari olahan gandum jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal.
- Produk susu sapi
Produk susu sapi juga mengandung protein hewani dalam jumlah besar.
Produk susu sapi seperti keju, yogurt, dan es krim harus dihindari untuk mencegah tingginya kadar urea dalam tubuh.
Tingginya kandungan lemak dan fosfor pada produk susu sapi juga dapat menyebabkan stres pada ginjal, dan sistem ginjal tidak berfungsi secara optimal.
- Makanan dengan kandungan fosfor tinggi
Padahal fosfor sangat penting bagi tubuh untuk menjaga kesehatan tulang.
Namun lebih baik mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan fosfor tinggi,
seperti dark chocolate, kacang-kacangan, jeroan, dan sejenisnya.
Selain kadar urea yang tinggi, makanan ini juga berisiko terkena penyakit jantung dan kelemahan tulang.
- Makanan asin
Makanan asin mengandung garam berlebih, sehingga harus dihindari oleh penderita penyakit ginjal kronis.
Padahal, garam baik untuk tubuh, yaitu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan meningkatkan fungsi ginjal.
Jika kamu mengonsumsi terlalu banyak garam, maka akan mengganggu fungsi ginjal dan kadar urea akan menjadi sangat tinggi.
- Makanan manis
Makan makanan manis terlalu sering dapat meningkatkan kadar ureum.
Kandungan gula tambahan pada makanan manis dapat menyebabkan hipertensi akibat tersumbatnya aliran darah.
Dengan demikian, risiko penyakit jantung, gagal ginjal, dan diabetes meningkat.
- Tubuh tidak memiliki cukup cairan
Ketika tubuh kekurangan cairan, fungsi organ ginjal terganggu.
Dengan demikian, ginjal mengalami kesulitan menyaring urea dari hati.
Kamu harus minum air putih secara teratur setiap hari.
Minumlah 2 liter air putih per hari atau setara dengan 8 gelas.
- Efek samping obat
Ada obat-obatan tertentu yang efek sampingnya meningkatkan kadar ureum dalam tubuh. Obat-obatan tersebut adalah diuretik (hidroklorotiazid, furosemid), antibiotik (gentamisin, kloramfenikol, neomisin, vankomisin) dan obat antihipertensi (metildopa, guanetidin).
Konsultasikan dengan dokter kamu saat minum obat.
- Infeksi saluran kemih
Seseorang yang mengalami infeksi saluran kemih mungkin memiliki kadar urea yang tinggi di dalam tubuhnya.
Karena diasumsikan bahwa urea diekskresikan dalam urine.
Kondisi ini sangat berisiko karena dapat menyebabkan gagal ginjal kronis.
Itulah beberapa makanan yang menyebabkan kandungan ureum tinggi dan risiko penyakit ginjal yang perlu kita ketahui. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto