Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah dan Hari Ber-‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Purworejo, Minggu (10/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Agung turut menyampaikan ucapan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar ‘Aisyiyah yang selama lebih dari satu abad dinilai konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan ekonomi umat.
“Atas nama BPJS Ketenagakerjaan, kami menghaturkan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar ‘Aisyiyah. Selama lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah telah menjadi organisasi perempuan Islam yang konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan perempuan hingga penguatan ekonomi umat,” ujar Agung Nugroho.
Dirinya juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo atas komitmennya dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja. Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab Purworejo menjadi contoh nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hingga tingkat akar rumput.
Menurut data BPJS Ketenagakerjaan, komitmen tersebut diwujudkan melalui perlindungan kepada 1.100 pekerja rentan, 1.400 petani tembakau dan penderes melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta 5.664 tenaga kerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berikut Ketua RT dan RW di Kabupaten Purworejo.
Selain itu, perhatian terhadap sektor pendidikan juga terus diperkuat. Hingga saat ini, sebanyak 3.458 guru mengaji di Kabupaten Purworejo telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap para pendidik keagamaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan karakter masyarakat.
Pada momentum tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan perlindungan kepada 166 guru yang telah terlindungi dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui dukungan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen. Perlindungan tersebut diberikan sebagai bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah.
“Melalui momentum ini kami berharap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat semakin meluas dan menjadi budaya bersama. Ketika pekerja terlindungi, maka keluarga menjadi lebih tenang, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pun akan semakin baik,” kata Agung.
Lebih lanjut, Agung menilai momentum Milad ke-109 ‘Aisyiyah sangat relevan dengan semangat Gerakan Nasional Perlindungan 10 Juta Pekerja Rentan yang dicanangkan pemerintah. Dengan jaringan sosial yang kuat hingga tingkat masyarakat, ‘Aisyiyah dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal dan pekerja rentan di Indonesia.
BPJS Ketenagakerjaan berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha dapat terus diperkuat guna mempercepat terciptanya perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan dan produktivitas nasional.
Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang Verry K. Boekan yang turut hadir mendampingi Agung Nugroho.
Menurutnya, kader ‘Aisyiyah di Kabupaten Purworejo selama ini sangat aktif dan konsisten dalam berkontribusi di berbagai bidang, termasuk sosial.
Hal itu juga terlihat dalam penyelenggaraan Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah dan Hari Ber-‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo yang tidak hanya sekadar seremonial.
Aneka kegiatan dikemas dengan gerakan aksi nyata yang menyasar berbagai kalangan Masyarakat.
“Peran kader ’Aisyiyah sangat strategis dalam membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang sejahtera, salah satunya dengan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan sosial,” tutup Verry. (put/bis)
Editor : H. Arif Riyanto