Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ini Kondisi Kapal Kirana 1 Usai Terbakar di Perairan Semarang, Rencana Akan Ditowing Menuju Madura

Haryanto • Senin, 12 Agustus 2024 | 23:17 WIB
Kapal Motor Kirana 1 milik PT Dharma Lautan Utama yang terbakat di tengah laut dekat Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024)
Kapal Motor Kirana 1 milik PT Dharma Lautan Utama yang terbakat di tengah laut dekat Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024)

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Kapal Kirana 1 yang terbakar masih berada di perairan dekat dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Sesuai rencana, kapal tersebut akan dievakuasi dibawa ke Madura untuk dilakukan perbaikan. 
Direktur Operasional dan Usaha Dharma Lautan Utama (DLU) Rakhmatika Ardianto mengatakan langkah selanjutnya akan berkoordinasi dengan KSOP Tanjung Emas terkait kapal yang terbakar tersebut.
Manakala situasinya sudah aman, kapal akan ditarik menggunakan towing menuju galangan kapal milik DLU. 
"Posisinya di Madura. Rencana ketika situasi sudah memungkinkan kapal akan kami towing ke sana. Jadi, kita tarik dengan tug boat, kita lakukan perbaikan sepenuhnya di sana (Madura)," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (12/8/2024).
Terlihat, kapal tersebut masih mengapung di perairan.
Asap kebakaran sudah tak nampak terlihat.
Namun kondisi bagian tengah kapal sudah nampak kusam atau hangus akibat kebakaran. Sementara hanya dilakukan penjagaan dan dipantau melalui tug boat. 
"Karena memang kondisi kemarin juga tidak terlalu parah, untuk kebakarannya, memang kelihatan asap membumbung karena situasi kondisi angin yang cukup kencang," katanya. 
Terkait kerugian, pihaknya menyampaikan belum bisa diketahui.
Sedangkan tingkat kerusakan, Rakhmatika Ardianto menyebutkan sekitaran mencapai 20 persen yang berada di bagian penumpang yang mengalami kebakaran. 
"Kerusakan itu antara sekitar 10 sampai 20 persen di ruang penumpang saja. Di tempat lain tidak ada karena muatan kendaraan tidak ada, tidak ada muatan," jelasnya. 
Pihaknya kembali menegaskan, posisi kapal sedang angker atau labuh jangkar.
Bahkan juga tidak ada aktifitas pelayaran.
Menanggapi apakah ada unsur kelalaian kru kapal dalam penyebab kebakaran, Rakhmatika Ardianto menyampaikan masih melakukan proses evaluasi. 
"Karena itu pasti akan kami lakukan. Jadi, itu sebagai pengambilan tindakan ke depan supaya tidak terjadi lagi, jadi evakuasi itu kami lakukan. Dan Pak KSOP juga akan melakukan pemanggilan," katanya. 
Sebelumnya diberitakan, Kapal Kirana 1 milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) terbakar di perairan Semarang sekitar 3 mil dari dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (11/8/2024).
Api berhasil dipadamkan sekitaran pukul 20.20.
Dugaan sementara penyebab kebakaran pada saat dilakukan perawatan kapal di bagian ruangan penumpang. (mha/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
#kirana 1 #PT Dharma Lautan Utama #kapal terbakar #Perairan Semarang #madura #pelabuhan tanjung emas