Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Getasan Kabupaten Semarang Melambung, Harga Beras Rp 18.000/Kg, Harga Telur Rp 30.000/Kg

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 28 Februari 2024 | 00:10 WIB
Slamet Sukanto, pedagang sembako di Pasar Getasan Kabupaten Semarang saat melayani pembeli.
Slamet Sukanto, pedagang sembako di Pasar Getasan Kabupaten Semarang saat melayani pembeli.

RADARMAGELANG.ID, Ungaran—Pasca Pemilu, harga-harga kebutuhan pokok terus melambung.

Hal tersebut dikeluhkan pembeli dan pedagang. 

Slamet Sukanto, pedagang sembako di Pasar Getasan  mengaku, selain harga beras, harga kebutuhan pokok lainnya juga melambung.

Seperti harga minyak goreng, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. 

"Untuk harga beras di lapak saya yang premium Rp 17.000/kg, bahkan kemarin sempat menyentuh Rp 18.000/kg," ungkapnya. 

Tidak hanya beras premium yang mengalami kenaikan.

Tetapi  harga beras dengan kualitas paling baik juga meroket.

Biasanya beras tersebut dijual per 5 kg seharga Rp 90.000.

Namun sekarang naik menjadi Rp 95.000. 

"Beras ketan juga naik tajam. Kalau normal biasanya Rp 24.000/kg, sekarang menjadi Rp 26.000/kg," bebernya.

Bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan harga seperti bawang merah Rp 40.000/kg, bawang putih Rp 43.000/kg  hingga Rp 48.000/kg.

Harga minyak goreng dan telur ayam juga merangkak naik. 

"Harga minyak goreng kemasan botol itu seperti merek Hemart, Fitri, dan lainnya sekarang di harga Rp16.000 sampai Rp 18.000. Harga telur ayam menyentuh Rp 30.000/kg," bebernya. 

Slamet mengaku dengan kenaikan harga tersebut banyak pembeli yang protes dan kaget.

Namun lama-kelamaan pembeli tersebut mau tidak mau menerima karena sudah menjadi kebutuhan. 

"Kadang mereka mengurangi jumlah belinya, tapi ya tergantung dari masing-masing pembeli," katanya. 

Ia juga mengurangi stok sembako yang dijual di kios miliknya di Pasar Getasan tersebut.

Sehingga tidak ada stok yang menumpuk. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, pihaknya masih melakukan rapat terkait dengan wacana pelaksanaan operasi pasar.

Sehingga nantinya bisa menekan tingginya harga kebutuhan pokok di pasar. 

"Baru mau saya rapatkan dengan OPD terkait soal itu," ujarnya singkat. (nun/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Getasan #telur #beras #bawang #harga sembako