RADARMAGELANG.ID--Tanaman mahkota dewa dengan nama ilmiahnya Phaleria macrocarpa merupakan tanaman herbal asalnya asli dari Indonesia, yaitu Papua. Dalam Bahasa Malayu buah dari tanaman ini disebut dengan buah simalakama. Terdapat kiasan dari buah ini yang mungkin pernah kita dengar, "bagai makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tak dimakan bapak mati". Pepatah ini ada terinspirasi dari metafora buah mahkota dewa yang memiliki beracun apabila dikonsumsi secara langsung.
Di dunia pengobatan tradisional, hampir setiap bagian dari tanaman ini memiliki khasiat. Daging buahnya dipercaya mampu membantu menurukan tekanan darah, mengontrol kadar gula, hingga dapat meredakan nyeri sendi dan pegal linu. Kulit buah dan daunnya juga dapat digunakan sebagai ramuan herbal penambauh daya tahan tubuh, bijinya sendiri meski beracun di dalamnya terkandung senyawa aktif yang telah diteliti mampu membantu proses detoksifikasi tubuh. Dengan pengolahan yang benar, tanaman mahkota dewa ini dapat memberi segudang manfaat bagi kesehatan. Yuk, simak lebih lanjut terkait dengan manfaat tanaman ini!
Manfaat Herbal dari Mahkota Dewa
Tanaman mahkota dewa memiliki buah berbentuk bulat, dengan warnanya yang hijau saat mentah kemudian akan berubah menjadi warna merah saat buah matang.
Terdapat kandungan senyawa penting dalam tanaman ini seperti flavonoid yang bisa bekerja sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas dan menjaga sel tubuh tetap sehat, saponin yang dapat membantu tingkatkan sistem imun tubuh dan menjaga stamina, ada juga alkaloid yang dapat berfungsi sebagai detoks alami untuk membantu pembersihan racun dari tubuh, dan polifenol yang akan mendukung kesehatan jantung dan sebagai penurun resiko penyakit degeneratif.
Dalam pengobatan tradisional, mahkota dewa sering digunakan dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Berikut ini manfaat yang ada dalam tanaman ini:
1. Menurunkan Tekanan Darah dan Gula Darah
Kandungan flavonoid dan saponin membantu menstabilkan sirkulasi darah serta menurunkan kadar gula secara alami.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Daun dan kulit buah dalam tanaman mahkota dewa sering diolah menjadi teh herbal yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
3. Meredakan Nyeri Sendi dan Pegal Linu
Di pengobatan tradisional, dengan merebus daging dari buah mahkota dewa berguna untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
4. Membantu Proses Detoksifikasi Tubuh
Kandungan alkaloid yang terkandung dalam buah ini berperan membersihkan racun di dalam tubuh, meski membutuhkan pengelolaan berhati-hati karena sifatnya yang beracun apabila dikonsumsi secara menth.
5. Manjaga Kesehatan Jantung dan Anti Penuaan Dini
Dengan tingginya kandungan antioksidan dalam buah ini dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan memperlambat proses penuaan.
6. Melawan Kanker
Selain itu, antioksidan dalam dari pengelolaan tanaman ini diyakini dapat membantu mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker.
Meski memiliki beragam manfaat, biji mahkota dewa sekali lagi ditekankan tidak boleh dikonsumsi secara mentah. Kandungan racun di dalamnya dapat memicu efek samping yang serius apabila tidak dioleh dengan benar.
Oleh karena itu, para ahli herbal selalu memberi penekanan mengenai pentingnya takaran dan cara pengolahan yang tepat melalui direbus atau dikeringkan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Mahkota dewa merupakan bentuk pengingat bahwa alam kita punya caranya sendiri dalam menjaga keseimbangan. Ketika kita menemukan ada manfaat besar di dalamnya, namun di balik darinya juga dibutuhkan tanggung jawab untuk mempergunakan dengan bijak.
Dalam dunia modern yang serba instan, tanaman mahkota dewa memberikan pesan yang sederhana bahwa terkadang obat-obat untuk penyembuhan terbaik terdapat pada hal-hal yang tumbuh di sekitar kita ini. (mg8)
Editor : H. Arif Riyanto